PAYAKUMBUHSUMBAR

Jelang Deklarasi Payakumbuh City Of Randang, BATAN Turut Ambil Bagian 

 

KARIMUNTODAY.COM, PAYAKUMBUH – Payakumbuh City Of Randang (Payakumbuh Kota Randang-red) yang akan dideklarasikan bertepatan pada HUT Kota Payakumbuh ke 48, 17 Desember 2018 mendatang mendapat dukungan penuh dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN). Teknologi untuk mendukung menjaga kualitas Randang siap dihadirkan oleh BATAN agar seluruh pelosok dunia bisa menikmati kelezatan Randang.

BATAN sendiri bersedia membantu Pemko Payakumbuh memberikan pengetahuan dan teknologi kepada pelaku usaha Randang di Payakumbuh. Baik itu pengusaha yang memproduksi Randang, pengemas, pegawai pemerintahan, pengumpul dan agen Randang. Termasuk mendidik petani agar hasil bumi yang dihasilkan memiliki kualitas internasional dan memiliki masa panen yang singkat.

“Kami siap mensupport Pemko Payakumbuh untuk mengaplikasikan Payakumbuh City Of Randang. Teknologi maupun pengetahuan yang diperlukan siap didistribusikan ke sini,” kata Heru Santosa, Kepala Pusat Desiminasi dan Kemitraan BATAN di Kantor Bappeda Kota Payakumbuh, Jumat (14/12/2018).

Keinginan BATAN untuk membantu Pemko Payakumbuh tidak lain karena sangat setuju dengan ide yang dibawa dalam Payakumbuh City Of Randang. Walaupun sudah menjadi makanan terlezat didunia, Randang masih susah didapatkan di negara-negara luar.

“Saya pernah ke Thailand, Arab Saudi dan beberapa Negara lain. Itu Randang susah didapat alias makanan langka. Ide Payakumbuh City Of Randang ini sangat bagus. Bagaimana Randang bisa hadir di seluruh pelosok dunia. Karena itulah kami siap membantu Pemko Payakumbuh untuk merealisasikan ide ini,” kata Heru.

Dikatakannya, ada teknologi nuklir yang positif bagi makanan dan hasil pertanian. Ini memakai system sinar X dan tidak ada unsur bahan kimia. Cukup dengan menidurkan senyawa N1 yang dimiliki oleh setiap makhluk hidup, Randang bisa awet tanpa bahan pengawet. “Jika N1 itu ditidurkan, bakteri yang bisa membuat makanan atau hasil pertanian itu busuk akan tertidur juga.Ini nantinya akan bermain dengan suhu agar N1 agar meminimalisir bakteri ini muncul kembali. Jadi Randang akan awet tanpa bahan pengawet. Termasuk soal rasa juga tidak akan berubah,” kata Heru.

Bantuan yang diberikan oleh BATAN ini tidak hanya pada Randang yang telah jadi. Tetapi pada bahan baku yang dimulai dari pembibitan, pemupukan, meningkatan nutrisi tanaman, pengendalian hama tanaman, karantina hingga panen hasil bumi oleh petani.

“Jadi tidak hanya pada Randang saja, tapi kami juga mengedukasi para petani untuk memperhatikan kualitas pangan ini,” sebutnya.

Sementara itu Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz mengaku senang dengan bantuan yang diberikan oleh BATAN. Konsep Payakumbuh City Of Randang memang memasukkan Randang kedalam pasar dunia, termasuk membangun jaringan dan relasi pengusaha Randang di setiap Negara di dunia. Jadi, Randang mudah didapat di Negara-negara luar.

“Terima kasih atas dukungan dan bantuannya. Kami sangat senang dan mengapresiasi niat BATAN ini. Kami memang memiliki mimpi agar Randang hadir di seluruh dunia dan begitu familiar di mata masyarakat Dunia,” kata Wakil Walikota. (*)

Laporan    : Wahyu Uliadi

Editor        : Indra H Piliang

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: