PAYAKUMBUHPEMILU 2019SUMBAR

Satpol PP Payakumbuh Tertibkan APK dan Iklan di Pohon Lindung

KARIMUNTODAY.COM, PAYAKUMBUH — Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Kota Payakumbuh melakukan penertiban terhadap alat peraga kampanye yang melanggar Perda Kota Payakumbuh.

 Pasukan penegak perda ini bergerak melakukan penertiban di hari Jumat dan Sabtu, 14 dan 15 Desember 2018.

Penertiban yang sudah di koordinasikan juga bersama Bawaslu Kota Payakumbuh terkait banyaknya laporan masyarakat yang mengeluhkan keberadaan APK yang mengganggu sarana publik.

Sesuai dengan Perda Nomor 05 tahun 2007 yang mengatur tentang mengganggu ketertiban, dan sesuai dengan ketentuan Bawaslu, maka penertiban ini sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

 Spanduk-spanduk di taman-taman yang dibangun Kota Payakumbuh yang melanggar ketentuan dicopot oleh Satpol PP Kota Payakumbuh, serta spanduk yang dipasang di sarana pemerintah seperti tiang listrik, tiang lampu jalan, dan tiang telepon, tanpa pilih-pilih langsung dicopot juga.

Penyisiran yang dilakukan Pasukan Penegak Perda ini sudah dilaksanakan di 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Payakumbuh Utara, Timur, dan Selatan, meskipun tidak seluruhnya mampu ditertibkan mengingat keterbatasan waktu dan nakalnya tim sukses pemasang spanduk yang setiap malam melakukan pemasangan ditempat yang dilarang.

Komisioner Bawaslu Ade Hendra dan Arwaina mengatakan kalau mereka ikut mengawasi pendampingan penertiban ini, sekaligus mencatat data pelanggaran yang ada.

“Semua APK yang telah ditertibkan langsung diserahkan oleh Satpol PP kepada Bawaslu Kota Payakumbuh,” ujar Ade ketika didampingi Wartawan.

Erizon, Plt Kasatpol PP ketika dihubungi wartawan mengatakan, tidak hanya atribut kampanye, spanduk iklan komersil yang ditempelkan juga dicopot, kalau melanggar Perda Nomor 05 Tahun 2007. “Penertiban yang berdasarkan Perda ini adalah tugas kita selaku Satpol PP, tugas pokok kami disini untuk menegakkan peraturan daerah, asal ada yang melanggarnya, kami langsung tindak,” ujarnya. (*)

Laporan    : Wahyu Uliadi

Editor        : Indra H Piliang

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close