PADANG

Tiga Program Unggulan Baznas Kota Padang Dilaunching

KARIMUNTODAY.COM, PADANG – Kepedulian Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Padang terhadap warga kurang mampu tidak pernah pudar.

Berbagai trobosan dan gagasan terus diikhtiarkan (diusahakan). Tujuannya jelas, bagaimana melahirkan warga yang tadinya berstatus miskin atau mustahik beruba menjadi muzakki (orang kaya).

Seorang mustahik berhak menerima zakat. Ada delapan kelompok yang boleh menerima zakat itu.

Pertama, fakir, kedua miskin, ketiga gharimin (orang berutang), keempat amil zakat, kelima fisabilillah, keenam ibnu sabil, ketujuh mu’allaf dan delapan budak.

Untuk membuat orang keluar dari garis kemiskinan dan kefakiran tentu perlu strategi, ilmu dan kemaun kuat untuk meruba nasib jadi orang kaya.

Nah, setelah menjadi muzakki maka berlaku kewajiban membayar zakat 2,5 persen dari rezeki yang diperoleh setiap tahun.

Berkaitan dengan niat baik tersebut, Baznas Padang, meluncurkan (Launching) tiga program unggulan bina usaha.

“Ketiga usaha unggulan dengan anggota 150 orang itu, usaha budidaya ikan lele organik, jamur tiram dan puyuh,” kata Ketua Baznas Padang, H. Episantoso, Selasa, 18 Desember 2018 di Masjid Miftahul Lubuk Buaya Kec. Koto Tangangah Provinsi Sumatra Barat.

Baznas Padang bukan sajan menyediakan modal usaha. Tapi juga menyediakan bibit ikan lele, bibit jamur tiram dan puyuh.

Bahkan Baznas Padang menyiapkan para pendamping diketiga usaha budidaya tadi. Para pendamping, kata Episantoso generasi muda berprestasi dibidangnya. Mereka punya ilmu sesuai budidaya yang akan dikembangkan.

Para penerima manfaat atau anggota budidaya ikan lele, jamur tiram dan puyuh notabene adalah perempuan dan anak anak muda.

Mereka membuat kelompok bersama. Bersama sama berusaha membudidayakan ikan lele, jamur dan puyuh. Kemudian hasilnya nanti mereka nikmati juga bersama.

“Terimakasih perhatian Baznas Padang. Kami butuh usaha agar perekonomian kami bisa beruba. Dan suatu waktu, kami bisa bayar zakat,” ujar beberapa anggota penerima manfaat zakat.

Sementara itu Asisten II Kota Padang Armen Peri menyambut baik dan mendukung sepenuhnya gagasan Baznas Padang. Sebab upaya bina usaha mustahik sangat positif.adanya bantuan dari Baznas Kota Padang untuk warga yang tidak mampu kiranya dapat menopang kembali ekonomi masyarakat yang tidak berkecukupan.ini adalah terobosan yang sangat baik dari Baznas, sekiranya dibebankan kepada Pemerintah untuk membantu masyarakat yang tidak berkecukupan mungkin Pemerintah sangat kewalahan untung ada Baznas Kota Padang terang Armen Peri.

“Kepada masyarakat yang telah mendapatkan bantuan dari Baznas berupa bibit ikan lele, Puyuh, jamur hendaknya jadikan bantuan tersebut untuk menambah penghasilan.rawat dengan baik kembangkan husaha ini dengan sebaik-baiknya serta kelolalah bantuan ini dengan serius.” ungkap Armen peri.

 

Laporan : Wahyu Uliadi
Editor     : Indra H Piliang
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: