PADANGSUMBAR

Dr. Hefrizal Handra : Ekonomi Univeristas Andalas, Capaian Ekonomi Indonesia Tiga Tahun Terakhir Capai Tiga Persen

KARIMUNTODAY.COM, PADANG – Perekonomian Nasional saat ini berjalan pada jalur yang baik dan benar. Sedangkan parameter kesuksesan ekonomi suatu negara dapat dilihat dari inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Dimana Indonesia dalam tiga tahun terakhir (periode 2016-2018) ekonominya tumbuh di atas 5 persen dan inflasi rata-rata 3 persen.

Demikian dijelaskan Dr. Hefrizal Handra, pakar ekonomi Universitas Andalas (Unand)  dalam kegiatan Talk show di Radio Classy FM Padang tema Analisis Capaian Ekonomi Indonesia Tiga Tahun Terakhir (28/01). Sementara, capaian ekonomi Indonesia yang singnifikan adalah inflasi yang relatif rendah yaitu 3 persen.

“ Ini merupakan pencapaian yang sangat bagus jika dibandingkan dengan negara berkembang lainnya, khususnya di tengah fluktuasi ekonomi global saat ini. Sementara angka pengangguran terbuka sesuai data BPS pada bulan Agustus 2018 sebesar 5,34 persen dan itu merupakan prestasi yang sangat baik” ungkap pria yang akrab disapa Dr. Udan.

Ia menambahkan, pada tahun 2018, jumlah hutang di Indonesia meningkat Rp, 1.500 T. Angka tersebut dianggap besar oleh sebagian pengamat namun dilihat dari indikator makro (rasio hutang terhadap PDB) angka tersebut tidak besar. Nilai PDB Indonesia tahun 2018 mencapai Rp. 15.000 T,

“ Jika memiliki hutang sebanyak Rp. 4.000 T maka rasio hutang Indonesia hanya sekitar 29%. Angka tersebut masih kecil jika dibandingkan dengan Malaysia yang rasio hutangnya mencapai 60% dari PDB,” jelasnya

Sejalan dengan itu, lanjut Dr.Udan, pengelolaan hutang kita sangat hati-hati dan tidak sembarangan. Indonesia bukan negara terisolasi sehingga banyak diamati oleh pengamat ekonomi global. Dan rasio hutang Indonesia masih sangat kecil dan Indonesia butuh investasi dari luar negeri.

“Jangan samakan hutang negara dengan hutang individu. Adakalanya negara perlu menerbitkan surat hutang untuk menyerap tabungan masyarakat dan dimanfatakan untuk pembangunan di berbagai sektor. Pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan oleh pemerintah merupakan investasi jangka panjang dan bertujuan untuk pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan,” ungkapnya.(*)

Laporan   : Nurulyadi

Editor       : Indra H Piliang

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: