LIMAPULUH KOTASUMBAR

HUT PGRI Ke 73 Pemkab Limapuluh Kota Gelar Seminar Nasional

 

KARIMUNTODAY.COM,LIMAPULUH KOTA — Memeriahkan Hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia Ke 73 dan Hari Guru Nasional ke 34, Pemerintah Daerah Kabupaten Limapuluh Kota melaksanakan Seminar Nasional dengan mengangkat tema “Meningkatkan Profesional Guru Menuju Pendidikan Abad 21.

Kegiatan yang dilaksanakan di gedung serba guna Politani Tanjung Pati, dibuka langsung Bupati Limapuluh kota Irfendi Arbi pada Sabtu (5/01/2019) dan diikuti oleh Guru TK, SD, SMP/SMK se Kabupaten Limapuluh Kota dengan narasumber Zulfikri Anas dari Badan Litbang Kemendikbud RI, Muh. Qudrat Nugraha, Ph.D .MS.i dari Sekjen PB PGRI, Burhasman dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar.

Dalam sambutannya, Bupati Limapuluh kota, Ir. H. Irfendi Arbi mengatakan profesi Guru sangat lekat dengan integritas dan kepribadian. Guru tidak hanya bertugas untuk mentranfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik tetapi tugas guru juga menanamkan nilai-nilai dasar pengembangan karakter peserta didik dalam kehidupan dalam pemanfaatan kemajuan teknologi informasi secara bijak serta inspirator bagi anak didiknya. Dengan kemajuan zaman, tenaga pendidik dituntut melek IT,”sambut Irfendi Arbi

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Burhasman Bur dalam. sambutannya Mengharapkan guru mampu tampil sebagai contoh tauladan bagi peserta.didik. “Di era 4.0 guru tidak boleh ketinggalan keilmuan dalam teknologi dengan siswanya, dari pedagogik tradisional ke pedagogik digital,” pesan Burhasman Bur.

Sampaikan materi seminar, Sekjen PGRI Pusat M. Quadran Nugraha mengatakan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) guru di bidang teknologi informasi dan PGRI saat ini sedang membangun Smart Learning Centre “PGRI melakukan pelatihan khusus bekerjasama dengan micorsoft internasional supaya guru mengerti bagaimana mengajar atau membuat bahan ajar dengan TIK,” jelasnya.

Pada 2018 pelatihan microfsot telah diikuti 120 guru selanjutnya secara bertahap PGRI akan memberikan pelatihan ke semua guru di Indonesia. “Secara bertahap dari sekitar tiga juta guru kita lakukan pelatihan sampai mereka mahir,” kata dia.

Kebijakan PGRI kata Sekjen PGRI secara nasional termasuk Limapuluh Kota guru sedang dipersiapkan untuk bertransformasi menjadi agen perubahan. Dari pengamatan.media, seminar tersebut berjalan lancar hingga tuntas.(*)

Laporan    : Wahyu Uliadi

Editor        : Indra H Piliang

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: