KARIMUN

Tidak Ada Sanksi Berat,Bagi Pelanggar Perda Keluar Masuk Karimun

 

KARIMUNTODAY.COM, KARIMUN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karimun kembali melakukan penertiban di dua lokasi yang berbeda, dalam hal ini di lapangan bola kaki Telaga Tujuh (Kolong Bawah) serta di Telaga Mas Kelurahan Sungai Lakam Barat Kecamatan Karimun tempat berkumpulnya orang-orang untuk melakukan Ngelem dan Nyabu.

Hal ini terbukti saat malam tadi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karimun dan di bantu oleh para RT dan Warga menggelar kegiatan penertiban serta turut dihadiri oleh Lurah Sungai Lakam Barat. Dalam hal ini penggerebekan di Telaga Mas ditemukan 9 orang yang diduga sedang melakukan Ngelem , Sabtu (12/1/2019) pukul 22:00 wib.

“Ada laporan dari masyarakat Kelurahan Sungai Lakam Barat , lalu meminta kita untuk melakukan penertiban warga yang sering berkumpul dan melakukan Ngelem di dua lokasi yakni di lapangan bola kaki (Kolong Bawah) dan di kawasan Telaga Mas , kata Yansem anggota Satpol PP Kabupaten Karimun.

Karena tidak ada sanksi berat setelah pendataan dan membuat pernyataan tadi di kantor Satpol PP mereka kita lepas “terang Yansem

Untuk diketahui bahwa warga yang terjaring tersebut tidak ada warga kelurahan Sungai Lakam Barat, semuanya dari Kelurahan lain diantaranya dari Meral, Baran 2, Kavling, Sungai Pasir , Pasar lama Meral, Guntung, Tembilahan, Selat Panjang, dan Natuna, ujarnya.

Sementara itu, Lurah Sungai Lakam Barat Dirgahayu Noor mengatakan, penertiban ini bagi yang datang tanpa surat – surat atau tidak ada KTP, datang begitu saja, kemungkinan Bencong – _bencong ini bubaran dari Sungai Lakam Timur katanya.

Menurutnya, pihak Kelurahan nantinya akan ada rencananya untuk sebulan sekali melakukan kegiatan penertiban diwilayah Kelurahan Sungai Lakam Barat, tegas Dirgahayu Noor.

Dirgahayu Noor menghimbau kepada RT/RW untuk mendata penduduk pendatang supaya didata, karena untuk membuat KTP itu seperti identitas untuk dasar itu tidak ada. Tapi tetap diproses di Disdukcapil berdasarkan lamanya pendatang tersebut menetap, pungkasnya.(*)

Laporan   : James Nababan

Editor       : Indra H Piliang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close