LIMAPULUH KOTASUMBAR

Pengurus IGTKI-PGRI Limapuluh Kota Dilantik

KARIMUNTODAY.COM, LIMAPULUH KOTA – Ketua Pengurus Ikatan Guru TK Indonesia – Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Sumatera Barat, Irma Candra Dewi, melantik pengurus IGTKI-PGRI Kabupaten Limapuluh Kota periode 2019-2024, di Ball Room, Shago Bungsu 2, Lubuak Batingkok, Kecamatan Harau, Kamis (14/3).

Pelantikan ini, dihadiri Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, Bunda PAUD , Ny Monalisa Irfendi Arbi, pengurus IGTKI Provinsi, serta anggota IGTKI se Kabupaten Limapuluh Kota.Dalam pelantikan ini, Nurisnawati dipercaya menjabat sebagai Ketua IGTKI Limapuluh Kota periode 2019-2024.

Ketua IGTKI Provinsi Sumatera Barat, Irma Candra Dewi dalam arahannya mengharapkan, para pengurus IGTKI yang baru saja dikukuhkan mampu membina masing-masing kelompok kerja guru TK dan kegiatan rutin lainnya. Menurutnya, pengurus IGTKI-PGRI yang diberi amanah ini diminta untuk dapat melaksanakan tugas dengan bijak, tanggung jawab serta mampu kembangkan diri dan organisasi secara maksimal.

“Peganglah prinsip gotongroyong, kompak dan harmonis dalam mencapai tujuan bersama, “pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi dalam sambutannya mengaharapkan dengan dilantiknya pengrus IGTKI-PGRI Limapuluh Kota ini dapat lebih memaksimalkan pembelajaran kepada anak usia dini. Menurutnya, jadikanlah sebuah organisasi guru TK ini sebagai tolak ukur dan langkah awal bagi guru-guru TK dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Seperti kita ketahui, anak usia dini merupakan usia emas bagi anak, untuk itu peran guru sangat diharapkan dalam mewujudkan generasi emas di kabupaten ini. Harapan kita IGTKI-PGRI ini terus melakukan yang terbaik bagi pendidikan anak usia dini, terutama dalam penigkatan sumberdaya,”ujarnya Saat ini, guru TK dituntut memiliki pengetahuan yang luas, dan memiliki keterampilan, nilai dan sikap dalam menjalankan pofesi sebagai guru. Serta Fokus dalam membentuk karakter anak.

“Apalagi di zaman digital saat ini. Karakter yang kuat dengan mengajarkan nilai-nilai kebaikan sejak dini bisa jadi pondasi yang kuat di masa depannya,”ungkapnya.

Ia menambahkan, organisasi IGTKI sangat penting dalam membangun karakter dan potensi anak didik. Selain sebagai sarana dalam merumuskan metodologi dan pembinaan juga sebagai sarana menciptakan pembangunan karakter dan budi pekerti anak usia dini.

“Selamat kepada pengurus yang baru saja dilantik, dan selamat bekerja untuk masa bhakti 2019-2024. Saya percaya pengurus IGTKI ini bisa melaksanakan kegiatan dengan baik di Limapuluh Kota,”pungkasnya.(*)

Laporan   : Wahyu Uliadi

Editor       :Indra H Piliang

 

Monalisa: Tingkatkan Sosialisasi Konsumsi Ikan Kepada Masyarakat Limapuluh Kota, — Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) kabupaten Limapuluh Kota, Monalisa Irfendi Arbi meminta kepada seluruh anggotanya untuk terus gencar mensosialisasikan gemar memakan ikan kepada masyarakat. Hal ini, diungkapkannya ketika membuka kegiatan bimbingan teknis penyusunan program dan kegiatan Forikan Kecamatan dan Nagari di Aula Dinas Perikanan, Tarantang, Kecamatan Harau, Kamis (14/3). Ikut hadir, bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, Kepala dinas perikanan setempat, Refilza, pengurus Forikan Provinsi Sumbar serta seluruh anggota Forikan di Kabupaten Limapuluh Kota. “Seluruh anggota Forikan diwajibkan mengajak semua unsur masyarakat terutama kepada anak usia dini untuk gemar mengkonsumsi ikan. Hal ini, dapat diwujudkan dengan melakukan sosialisasi ke masing-masing kecamatan dan nagari yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota,”ujarnya. Menurutnya, dengan gemarnya mengkonsumsi ikan bagi masyarakat sangat bermanfaat bagi kecerdasan otak, karena didalam ikan memiliki kandungan omega 3 yang dapat mencerdaskan otak. “Sebagai lembaga yang berperan sebagai inspirator, kreator, motifator, dan aktifator, Forikan Limapuluh Kota harus bisa melibatkan komponen dalam memasyarakatkan makan ikan ini, “ungkapnya. Menurutnya, saat ini tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Limapuluh Kota jika dibandingkan dengan tingkat konsumsi ikan nasional masih rendah. Dimana tingkat konsumsi ikan baru sebesar 34 kilogram per kapita/tahun dan masih di bawah angka konsumsi ikan di Sumbar yang sudah mencapai 38 kilogram per kapita/tahun pada tahun 2018. “Atas dasar itu, diperlukan sosialisasi dalam mendorong masyarakat untuk mengonsumsi ikan dan produk olahan ikan lainnya agar kebutuhan gizi sehari-hari terpenuhi,”ujarnya. Saat ini, beberapa program yang telah dilaksanakan dalam meningkatkan konsumsi ikan ini telah dilakukan berbagai rangkain kegiatan. Diantaranya, sosialisasi hari ikan, rapat kordinasi, lomba masak serba ikan tingkat kabupaten, lomba jigle gemar makan ikan serta lomba masak dan inovasi ikan tingkat provinsi serta kegiatan lainnha termasuk sosialisasi kepada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) “Mudah-mudahan dengan beberapa rangkain yang sudah dilaksanakan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terus mengkonsumsi ikan, “sebutnya. Sementara itu, bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi dalam sambutannya mengharapkan beberapa program Forikan Limapuluh Kota mampu mencapai target konsumsi ikan nasional. “Seperti diketahui, ikan memiliki protein yang paling tinggi kandungan Omega 3 nya. Untuk itu, dengan membudayakan konsumsi ikan kepada masyarakat merupakan upaya dalam menciptakan generasi yang sehat dan cerdas,”sebutnya. Kita yakin, jika dengan membudayakan makan ikan ini, mampu menghasilkan generasi yang cerdas yang nantinya dapat berperan dalam ekonomi kerakyatan. “Carilah terobosan dalam menghimbau masyarakat agar menjadikan ikan sebagai sumber protein utama. Saya yakin, Forikan bisa berupaya dalam meningkatkan konsumsi ikan ini di Limapuluh Kota,”pungkasnya. (ul)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: