KANDISSIAK

Diduga Kurang Persiapan, Pembukaan MTQ XVII Kecamatan Kandis Dialihkan Dalam Ruangan

KARIMUNTODAY.COM. KANDIS, SIAK – Seyogyanya dalam suatu perhelatan, segala sesuatunya perlu persiapan yang maxsimal bahkan untuk mengantisipasi bila terjadi sesuatu hal yang tidak sesuai perencanaan. Sebagaimana yang terjadi pada Perhelatan MTQ tingkat Kecamatan Kandis yang dihelat di Kelurahan Telaga Samsam, akibat curah hujan yang jatuh berbarengan dengan malam pembukaan, acara pembukaan MTQ yang juga dihadiri oleh Bupati Siak, Drs H Alfedri, terpaksa dialihkan ke dalam ruangan Masjid Amrullah yang tentunya mengakibatkan timbulnya kekecewaan dari berbagai pihak terutama pengisi bagian acara pembukaan.

“Ya, sudah mempersiapkan jauh hari sebelumnya bahkan sampai mengeluarkan biaya untuk pergi ke salon dengan harapan akan tampil secara maxsimal didepan Bapak Bupati Siak dalam acara pembukaan MTQ XVII tingkat Kecamatan Kandis namun gagal tampil dikarenakan acara pembukaan di helat dalam ruangan yang tidak memungkinkan untuk tim tampil,” sebut salah satu pengisi acara pembukaan MTQ XVII Kecamatan Kandis yang enggan namanya disebutkan.

Perhelatan MTQ tingkat Kecamatan ke XVII yaitu tahun ini dibuka dengan pawai ta’aruf pada Jum’ad, (26/04/2019), dan dilanjutkan dengan rangkaian giat lainnya seperti pembukaan bazar dengan tuan rumah adalah Kelurahan Telaga Samsam. Malam pembukaan MTQ tingkat Kecamatan Kandis ke XVII, tampak dihadiri oleh Bupati Siak Drs H Alfedri MSi beserta rombongan yang diagendakan akan membuka secara langsung perhelatan akbar tingkat Kecamatan Kandis tersebut. Namun dikarenakan adanya kendala teknis, pembukaan MTQ hanya dapat ditandai dengan penyerahan piala bergilir dari juara bertahan, Kelurahan Simpang Belutu pada tuan rumah MTQ XVII Kecamatan Kandis, Kelurahan Telaga Samsam.

Salah satu Warga Kecamatan Kandis yang ingin dikenal sebagai Oji menuturkan pada Awak Media ini, “ironis sebenarnya ya, malam pembukaan acara yang sangat dinantikan tentunya oleh Masyarakat luas Kecamatan Kandis dan bakal diisi dengan berbagai event seremonial oleh putra-putri Kecamatan dihadapan para tamu undangan terpaksa batal tampil dikarenakan curah hujan hingga acara pembukaan dialihkan dalam ruangan. Sebenarnya disini kalau saya nilai adalah kurangnya keprofesionalan tuan rumah perhelatan namun apa hendak dikata, nasi sudah jadi bubur. Semoga rasa kecewa yang dialami para bakal pengisi acara pembukaan dapat terobati di malam penutupan MTQ XVII tingkat Kecamatan Kandis itu,” tuturnya.

Panitia MTQ XVII tingkat Kecamatan Kandis dalam menyikapi sebenarnya sudah menambah waktu dalam acara pembukaan dengan harapan curah hujan berhenti namun dengan uluran waktu hingga satu jam lebih curah hujan masih tetap tak berkurang hingga acara pembukaan terpaksa dialihkan dalam ruangan Masjid Amrullah dengan konsekuensi pembatalan beberapa acara seremonial pembukaan yang pastinya menimbulkan rasa kecewa bagi berbagai pihak belum lagi terbatasnya dan tertahannya animo masyarakat luas Kandis untuk menyaksikan acara pembukaan MTQ tersebut.

 

Laporan : Fuji Efendi
Editor     : Indra H Piliang
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: