KANDISRIAUSIAK

Ketua PAC PP Kandis Himbau Masyarakat Hindari Politik Transaksional

KARIMUNTODAY.COM. KANDIS, SIAK – 9 Hari lagi menjelang Pemilu 2019, dinamika dan gejolak politik di tengah masyarakat kian beragam. Begitu juga dengan persepsi yang ada, membawa warna tersendiri dalam pesta demokrasi kali ini. Hal ini mendapat perhatian dari juga, Ketua PAC PP (Pemuda Pancasila) Jon Pangaribuan yang juga merupakan pemerhati politik Kecamatan Kandis. Lelaki yang aktif di sejumlah kegiatan ini melihat, kontestasi politik yang ada (Pilpres, Pileg) diharapkan jangan terjadi degradasi dan juga ia mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya, terutama bagi pemuda kaum milenial di Kecamatan Kandis.

“Kontestasi Politik saat ini membawa dinamika yang cukup berwarna. Bukan saja bagi kandidat yang maju, namun juga euphoria masyarakat dalam menyambut pesta demokrasi ini juga sangat begitu aktif. Namun pun demikian, jangan sampai perbedaan pilihan membuat degradasi diantara kita. Kemudian saya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak golput dalam pesta demokrasi ini. Terutama adek-adek kaum milenial yang ada di Kandis,” katanya.

Jon Pangaribuan meminta, agar jangan terjadi yang namanya Politik Transaksional di tengah masyarakat Kecamatan Kandis. Sebab, politik transaksional sendiri menurutnya bisa merusak makna dan tujuan demokrasi itu sendiri.

“Saya berharap, selaku Ketua PAC PP Kecamatan Kandis, jangan sampai ada yang namanya Politik Transaksional. Sebab secara tidak langsung, itu melukai makna dan tujuan demokrasi itu sendiri. Namun saya yakin dan percaya masyarakat sekarang jauh lebih bijak. Dimana di era digital saat ini, masyarakat sudah bisa mengakses internet dan mencari informasi. Saya yakin dan percaya, kalau calon-calon yang maju baik itu di Pilpres, Pileg adalah orang-orang yang memiliki niat ingin berbuat yang terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.

Gejolak politik di Kecamatan Kandis saat ini begitu kental terasa. Apa lagi di waktu-waktu akan dilaksanakannya pesta demokrasi nanti. Semoga saja, Politik Transaksional tidak terjadi di Kecamatan Kandis, sehingga mampu menciptakan demokrasi yang baik, cerdas dan dewasa di tengah masyarakat. (*)

Laporan  : (Fuji Efendi)

Editor      : Indra H Piliang

Loading...
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: