INFO

Magrib Mengaji Program Kapten Inf Ujang Z Danramil 11/PBR

KARIMUNTODAY.COM, PULAU BURUNG  – Seluruh babinsa dijajaran Makoramil 11 pulau burung menjalankan program Magrib Mengaji, Danramil 11 pulau kapten Inf Ujang Z mengatakan agar nilai agama dan budaya dapat dipahami secara baik oleh masyarakat khususnya generasi muda, dikecamatan pulau burung Kabupaten Inhil/Provinsi Riau, Minggu (14/04/2019).

“Dengan menjalankan program magrib mengaji baik di masjid maupun di Musholla dan di TPA akan membendung pengaruh negatif teknologi informasi yang dapat merusak norma-norma agama dan budaya masyarakat,” kata Kapten Inf Ujang Z.

Ia menerangkan berkegiatan di masjid dan surau dahulunya menjadi budaya, yakni setiap malam anak-anak muda terutama laki-laki bermalam di surau sambil belajar agama, sehingga ketika sudah dewasa nilai-nilai agama sudah melekat di hatinya dan menerapkannya ketika sudah berkeluarga.

“Saat ini budaya seperti itu sudah sangat jarang ditemui di masjid-masjid,” ujarnya.

Sejak dulu, sebutnya, masyarakat Pulau Burung dikenal sangat religius, kuat memegang nilai-nilai tradisi adat dan budaya.

Namun pada zaman sekarang sudah sangat banyak perilaku negatif yang dilakukan oleh masyarakat, terutama anak-anak muda seperti kasus asusila yang seringkali kita dengar.

Kemudian anak-anak muda juga sudah ada yang memakai narkoba, bahkan menjadi kurir, hal ini yang harus dibendung agar moral anak bangsa tidak semakin rusak.

“Perkembangan zaman dan teknologi hendaknya diseimbangkan dengan mempertahankan budaya-budaya yang sudah ada sejak dahulu,” ujar Danramil 11 pulau burung kapten Inf Ujang z.

Jika perkembangan zaman sudah diimbangi dengan nilai agama dan budaya, maka kita tidak akan terjerumus ke jalan yang tidak benar,” kata Danramil.

Babinsa Desa Pulau burung Serma Ardi kusno setiap malam mendampingi pak Ustadz Nurcolis dan Ustadzah Nuraini mengaji anak-anak mengaji Di TPQ Al-Iman parit satu Dusun besika Jaya desa pulau burung,kata Serma Ardi kusno malam ini kita ajarkan anak-anak ikroq 1-4 dan Tazwid panjang pendek,dengan jumlah anak murid 50 orang,” Imbuhnya

 

 

Laporan : Ridho Magribi
Editor     : Indra H Piliang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close