SIAK

Saban Tahun Limbah PKS PTPN V lubuk Dalam Cemari Sungai Puing Diduga Dinas Lingkungan Hidup Kab.Siak Lakukan Pembiaran

KARIMUNTODAY.COM, SIAK –  Sudah bertahun-tahun lamanya pencemaran  lingkungan kerap terjadi khususnya disepanjang terusan Anak sungai Puing menuju sungai siak, tercemarnya sungai tersebut  mengakibatkan ribuan ekor ikan mati, bahkan mungkin mempengaruhi ekosistem lain-nya.

Selain terkontaminasinya air sungai oleh Zat Kimia limbah B3 yang menyebab kan kandungan atau baku mutu air berada diambang ketidak wajaran atau dalam konsentrasi yang tidak wajar.

Terjadinya pencemaran terhadap salah satu terusan anak sungai yang berada di wilayah Desa/Kampung Pangkalan Pisang Kecamatan Koto Gasib, Siak. Diduga kuat  berasal dari Pabrik Kelapa Sawit  (PKS) milik  salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) yakni PTP Nusantara V Lubuk Dalam.

Pencemaran terhadap aliran anak sungai Puing sudah sering terjadi, bahkan kasus serupa ini diketahui kembali terjadi pada Selasa (09/04/19) Kemarin, hingga menyebabkan ribuan ekor ikan mati, bukan hanya terjadi pada saat ini , bahkan tahun-tahun sebelum nya juga telah terjadi , namun kendatipun demikian Perusahaan pelat Merah ini  sama sekali tidak pernah tersentuh oleh hukum, dan disinyalir seperti ada indikasi pembiaran oleh pihak instansi yang terkait .

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kepala Bidang Investigasi Lsm Pemantau Kinerja Aparatur Negara Indonesia (Lsm Penjara Indonesia) DPD Riau  Feri Agus Setiawan,  Saat ditemui wartawan Pada Rabu (10/04/2019) Kemarin dikediamannya, dia menenrangkan.

“Berdasarkan hasil investigasi Tim kelapangan , ada dugaan indikasi pencemaran lingkungan terkontaminasinya air sungai Puing dan hingga menyebabkan ribuan ekor ikan mati  dan terapung dan kondisi air sungai sangat memprihatin kan, hal itu dapat ditandai dengan perubahan warna air juga aroma yang tidak sedap,” Ucapnya.

Matinya Ikan ini diduga karena cemaran limbah perusahaan

Ia juga menambahkan, “Pencemaran yang terjadi dan diduga kuat dilakukan oleh Pihak PTPN V Lubuk Dalam itu  dapat terjadi disebab kan adanya unsur kesengajaan , pasalnya persoalan ini sudah sangat sering terjadi, dan ada kemungkinan Pihak Dinas Lingkungan Hidup Kab.Siak tidak melakukan Pengawasan dan Pembinaan dengan baik, untuk itu Diduga Dinas lingkungan hidup Kab.Siak dalam menjalan kan fungsi  tugas atas tanggung jawabnya sebagai pihak instansi yang berkompetensi dibidang-nya dipandang selama ini tidak serius dalam menangani persoalan terjadinya indikasi pencemaran lingkungan, dan diduga kuat ada indikasi pembiaran Diduga oleh Dinas lingkungan hidup Kab.Siak, dalam menjalan kan fungsi  tugas atas tanggung jawabnya sebagai pihak instansi yang berkompetensi dibidang-nya dipandang selama ini tidak serius dalam menangani persoalan terjadinya indikasi pencemaran lingkungan , dan diduga kuat ada indikasi pembiaran.” Tukasnya.

Terkait hal ini Ketua SP-BUN PTP Nusanrara V Lubuk Dalam, Pedoman Ginting saat Dikonfirmasi wartawan Rabu (10/04/2019)  Yang lalu, Ia mengatakan. ‘Mengaku mewakili dari pihak managemen perusahaan’ dalam permasalahan pencemaran pihaknya mengakui bahwasannya benar, limbah yang mencemari berasal dari PKS milik PTPN V Lubuk Dalam dan, adapun untuk menyikapi permasalahan pihak perusahaan siap mempertanggung jawabkan segala sesuatunya dan mendapat kan sanksi  baik itu  sanksi Administrasi dan Hukum.

Disebutkannya “Selain itu pihaknya akan berupaya mengembalikan kondisi lingkungan seperti pada awalnya dengan sebaik mungkin, dan untuk menyoal ikan yang mati perusahaan akan menaburkan bibit ikan kedalam sungai,” Ujarnya dengan Enteng.

Hingga berita ini di Unggah, wartawan masih mencoba melakukan konfirmasi kepada instansi pemerintah terkait.(*)

 

Laporan :  Idris Harahap
Editor     :  Indra H Piliang
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close