KUANSINGRIAU

Wakil Bupati Kuansing Geram …!!! Pernyataan Seorang Bupati Yang Tidak Bisa Dipegang

KARIMUNTODAY.COM, TELUK KUANTAN – Polemik Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV dilingkungan Pemkab Kuansing, sampai saat ini masih bergulir, pasalnya, Bupati Kuansing. H. Mursini mengingkari kesepakatan yang telah dibuat bersama Wakil Bupati Kuansing, H. Halim dilanggar membuat orang nomor dua tersebut geram dan menyebut Pernyataan Seorang Bupati yang Tidak Bisa Dipegang.

Hal tersebut dikatakan, H. Halim kepada karimuntoday.com beberapa waktu lalu,” “Ini buktinya saya kesal dan geram, pernyataan seorang bupati yang tidak bisa dipegang,” ujar H Halim sembari mengirimkan surat kesepakatan itu via WhatsApp kepada karimuntoday.com, (15/4/19).  sebenarnya Dulu, Halim merasa tidak percaya dengan Bupati Kuansing sehingga sehingga surat kesepakatan pembagian kewenangan itu dibuat. “Kesepakan ini dibuat karena saya tidak percaya dengan bupati.  nah..Kenyataan kini terbukti,” kata Halim.

Ditambahkanya lagi,  Adapun Isi kesepakatan dalam surat tersebut, antara Bupati Mursini dan Wabup Halim bersama-sama untuk menentukan dan menetapkan pejabat eselon dan staf dilingkungan sekretariat daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta pejabat struktural lainya secara proporsional. Surat kesepakatan itu ditandatangani kedua belak pihak antara Bupati Mursini dan wakilnya H Halim serta disaksikan oleh Kepala BPKAD, Hendra AP dan Inspektur, Hernalis serta Sekda Kuansing DR Dianto Mampanini.

Terkahir, Halim sampai mempublikasikan ke publik surat kesepakatan tersebut,karena dirinya merasa dipecundangi oleh bupati. Dimana saat melantik sejumlah pejabat yang dimutasi maupun dirotasi Jumat kemarin (12/4/19), dirinya tidak dilibatkan sesuai dengan isi kesepakatan yang telah mereka buat.

” Jangankan Berunding memberitahu saja tidak. Cuma dilihatkan nama-nama yang bakal dilantik,” tukas Halim.

Sedangkan didalam kesepakatan yang telah mereka buat berdua, mereka bersama-sama menentukan dan menetapkan pejabat eselon dan staf dilingkungan sekretariat daerah maupun di Dinas PUPR serta pejabat struktural lainya secara proporsional, namun kenyataanya jauh panggang dari api, Bupati Kuansing telah melanggar kesepakatan dengan dirinya,” tutup Wakil Bupati

Secara terpisah, Bupati Kuansing, Drs. Mursini sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya terkait  tudingan wakil bupati kuansing bahwa dirinya telah melanggar kesepakatan yang telah dibuat belum dapat dimintai tanggapanya. (*)

Laporan   : Roder

Editor       : Indra H Piliang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close