JAWA TENGAH

Ditinggal Pergi Pemiliknya,Dua Rumah Warga Desa Papanrejo ,Gubug,Grobogan Ludes Terbakar

KARIMUNTODAY.COM, GORBOGAN – Dua rumah milik warga Desa Papanrejo ,Gubug,Grobogan,Jawa Tengah,Senin pagi (13/5) ludes terbakar. Saat terbakar rumah dlaam keadaan kosong karena ditinggal pergi pemiliknya.Seluruh material rumah yang terbuat dari kayu membuat api dengan mudah membakar seisi rumah.

Dua rumah tersebut yakni milik Ngatmin dan  Eko Supriyanto,anak Ngatmin. Saat Kejadian Kondisi Rumah dalam keadaan terkunci dan tidak berpenghuni. Kedua korban sedang pergi bekerja,sementara istri Ngatmin,Miatun sedang mengantar cucunya ke sekolah.

Melihat rumahnya terbakar,Miatun dan Ngatmin,pemilik rumah yang baru saja tiba pun shok dan tak sadarkan diri. Polisi bersama warga pun kemudian membawa korban ke tempat yang lebih aman dan membawa korban ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Menurut keterangan saksi,api berawal dari rumah tingkat bagian belakang Ngatmin. Saat itu saksi yang sedang pulang dari pasar. Terdengar suara gemertak dari rumah Ngatmin dan terlihat api membesar dan merembet ke rumah warga lainnya.Saksi kemudian berteriak minta tolong hingga warga berdatangan ke rumah korban.

“ Saya baru pulang dari pasar.Saya mendengar suara gemertak. Saya liat ternyata dari rumah pak Ngatmin,rumah kecil yang belakang yang tingkat,kemudian saya berteriak minta tolong,” ucap Pajimah,tetangga korban

Sementara itu pihak desa sempat menghubungi pemadam kebakaran setempat,namun terbentur akses jalan yang sulit untuk dilalui mobil pemadam kebakaran. Warga bersama TNI dan polisi secara bergotong royong berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat penyedot air dan ember,agar tidak merembet ke rumah warga lainnya.

Namun karena material rumah warga yang terbuat dari kayu/dua rumah warga dan seisi rumah ludes terbakar. Sementara satu rumah warga milih Juremi,hanya sebagian terbakar. Diduga Api Berasal Dari Korsleting Lisrik Rumah Milik Ngatmin.

“ Kejadian pagi tadi sekitar jam 9.00 wib. Saya sudah koordinasi dengan Muspika dan menghubungi pemadam kebakara. Namun karena akses jalan tidak bisa untuk dilewati,terpaksa memadamkan api dengan alat seadanya, sambil gotong royong,” ucap Suwarno,Kades Papanrejo.

“Ada tiga rumah yang terbakar. Dua rumah milik Ngatmin dan anaknya Eko Supriyanto habis terbakar plus seisi rumah. Satu rumah milik Juremi hanya sebagian terbakar. Dari keterangan warga tadi kebakaran ini karena konsleting listrik dari rumah Ngatmin,”jelas Suwarno.

Sementara itu,pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan apa yang menjadi penyebab terjadinya musibah kebakaran tersebut. Namun untuk mengantisipasi agar musibah kebakaran ini tidak terjadi. Warga diharapkan untuk berhati-hati dan mengecek listrik dan kompor gas yang menjadi sumber terjadinya kebakaran saat rumah hendak ditinggal pergi.

“ Kami,belum bisa menyimpulkan kejadian kebakaran ini,apakah dari kompor atau listrik. Karena korban masih dirawat di rumah sakit karena tak sadarkan diri,” ucap AKP Sunaryo, Kapolsek Gubug

Kapolsek berharap agar warga berhati-hati dan mengecek listrik dan kompor gas yang menjadi sumber terjadinya kebakaran saat rumah hendak ditinggal pergi.

“ Dihimbau agar warga mengecek kembali kompor maupun lisrik dan mengunci rumah seelum ditinggal pergi. Agar kejadian ini tidak terjadi lagi,” imbau Kapolsek.(*)

Laporan  : Nurulyadi

Editor      : Indra H Piliang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close