BATAMKEPRI

Penerima Bantuan Pangan dan Non Tunai Periode Mei di Batam Berkurang

KARIMUNTODAY.COM, BATAM – Jumlah penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kota Batam di periode Mei ini berkurang dari triwulan pertama tahun berjalan. Pada Januari-Maret lalu kuota BPNT Batam sebanyak 23.126 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sementara di April-Mei hanya terdapat 20.704 KPM BPNT.

Ketua Tim Koordinasi Bantuan Sosial Pangan Kota Batam, Jefridin menjelaskan penurunan jumlah penerima BPNT ini merupakan tindak lanjut temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK ditemukan adanya KPM yang tidak memanfaatkan bantuan pemerintah pusat tersebut.

“Maka saya mengimbau KPM untuk segera mengambil BPNT-nya. Kalau tidak nama akan dicoret dan diganti dengan nama yang lain. Sangat sayang jika tidak dimanfaatkan karena pemerintah sudah menyalurkan,” ujar Jefridin saat meninjau penyaluran BPNT, belum lama ini.

Peninjauan dilakukan ke dua lokasi. Yakni agen Brilink Rizki Toro di Cendana Kecamatan Batamkota. Dan e-warong Mandiri Sejahtera Bersama di Tanjunguma Kecamatan Lubukbaja. Agen Brilink Rizki Toro menyalurkan BPNT kepada 149 KPM. Sementara di e-warong Mandiri Sejahtera Bersama terdapat 210 KPM yang dilayani setiap bulan.

Saat Jefridin meninjau, terlihat KPM secara bergantian menyerahkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada agen. Kemudian agen mengecek saldo pada kartu berwarna merah putih ini. Apabila saldo tersedia, agen selanjutnya menyerahkan 10 kg beras kepada KPM. BPNT ini merupakan program pengganti beras miskin (raskin) yang juga sempat berganti nama menjadi beras sejahtera (rastra).

Bedanya penyaluran BPNT ini dilakukan melalui agen bank dan e-warong. KPM setiap bulan menerima Rp110 ribu yang ditransfer ke rekening KKS. Saldo dalam KKS ini hanya bisa digunakan untuk menukarkan beras di agen atau e-warong terdaftar.

Masyarakat mengaku beras yang diperoleh melalui agen ini kualitasnya cukup baik dan enak dikonsumsi.

“Bagi KPM yang belum terdata silakan mendaftar kepada pencacah di kecamatan masing-masing. Nanti akan kita usulkan ke pemerintah pusat untuk menerima BPNT tahun berikutnya,” ujarnya. (*/mcb)

editor. indra h piliang

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close