KUANSINGRIAU

Praktisi Hukum Kuansing Pertanyakan Proyek Pembangunan Rusun di Desa Beringin Belum Juga Rampung

KARIMUNTODAY.COM, TELUK KUANTAN – Pekerjaan Pembangunan Rumah Susun (Rusun) MBR RIAU 1 di Desa Beringin, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau sampai saat ini belum juga rampung dikerjakan, padahal sudah memasuki Bulan Mei 2019, adapun  Proyek tersebut bersumber dari APBN  Tahun Anggaran 2018 dengan Nilai Pagu sebesar, Rp. 12,6 Miliar yang dikerjakan oleh PT Razasa Karya dengan Konsultan Pelaksana  PT Bima Cipta Jaya Sejati Konsultan dengan No Kontrak : KU. 02.08/PPKRSRK-RK/ SATKERPP-RIAU/III/2018 untuk itu diminta kepada pihak yang berkompeten untuk menelusuri penyebab belum selesainya proyek tersebut.

Hal itu dikatakan, Zubirman SH Praktisi Hukum di Kabupaten Kuansing kepada karimuntoday.com, Sabtu (11/5/2019), Ya, dia meminta kepada pihak yang berkompeten yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pusat, serta pihak kontraktor pelaksana kegiatan agar menjelaskan kepada masyarakat terkait belum rampungnya pengerjaan Proyek Rumah Susun di Desa Beringin Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, apalagi proyek tersebut di awasi oleh TP4D Kejati Riau.

“ Saat ini timbul tanda Tanya ditengah public, dengan anggaran belasan miliar proyek tersebut sudah  sekian bulan belum juga rampung dikerjakan, andaikata pekerjaan tersebut molor dan tidak tepat waktu, tentu kepada pihak kontraktor dikenakan denda, atau pemutusan kontrak,” Imbuhnya

Ditambahkanya lagi, Dia berharap pihak kontraktor pelaksana kegiatan untuk merampungkan pekerjaan pembangunan rusun tersebut dan juga dia meminta agar TP4D Kejati Riau agar maksimal melakukan pengawasan terhadap proyek tersebut dan juga diminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan proyek rumah susun tersebut,” harapnya

Secara terpisah, Direktur PT Razasa Karya sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya terkait belum rampungnya pekerjaan rumah susun di desa beringin begitu juga dengan Ketua TP4D Kejati Riau belum dapat dimintai tanggapanya. (*)

Laporan   : Roder/red

Editor       : Indra H Piliang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close