KUANSINGRIAU

Presiden UNIKS Sesalkan Oknum Pejabat Kuansing Palsukan Nopol Kendaraan Dinas

KARIMUNTODAY.COM, TELUK KUANTAN –  Presiden UNIKS Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau sangat menyesalkan adanya oknum pejabat dilingkungan Pemkab Kuansing mengganti Pelat Nomor kendaraan Dinas menjadi hitam (dipalsukan-red), dengan Nopol yang berbeda dan tentunya hal itu sebuah pelanggaran.

Hal tersebut dikatakan, Agustin Sudirman Presiden Unik Kuansing kepada karimuntoday.com, Kamis (23/5/2019), Perbuatan oknum (AY) pejabat dilingkungan pemkab kuansing mengganti warna pelat nomor kendaraan yang diperuntukan kepadanya dari merah ke hitam berarti sudah menyalahi aturan, sudah melanggar.

“ Adapun aturan yang sudah dilanggar adalah, pasal 68 ayat 1 dan ayat 4 dan pasal 280 Undang- Undang Nomor 22 Tahun 2009, Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, didalam pasal 280 tertulis,” Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang dipasangi Tanda Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam pasal 68 ayat (1), dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp. 500.000.00.- (Lima Ratus Ribu Rupiah),” Tukasnya

Mobdin Kabag Pembangunan Pemkab Kuansing berganti dari Pelat Merah. BM 55 K ditukar Pelat Hitam BM 1986 YP.

Ditambahkanya lagi, Oknum pejabat tersebut maupun masyarakat tidak dapat mengubah –ubah pelat nomor kendaraanya ketika sudah mendapatkan pelat resmi dari pihak kepolisian, artinya, kalau ketentuanya oknum pejabat tersebut kendaraanya harus pelat merah ya pakai pelat merah, berdasarkan dengan STNKnya, tidak boleh diganti dengan pelat hitam, andaikata, merasa malu menggunakan pelat merah selayaknya mobdin tersebut jangan dibawa, berikan saja kepada pejabat lain yang membutuhkanya.

“ Bupati dan Wakil Bupati serta Sekda harus tegas kepada oknum pejabat tersebut dengan memberikan sanksi, kapan perlu mobdin yang diserahkan kepadanya kapan perlu ditarik, agar tidak disalah gunakan, karena tindakan mengganti pelat merah ke pelat hitam secara tidak lansung telah mencoreng nama baik pemkab kuansing di mata public,” Tutupnya

Secara terpisah, H. Mursini Bupati Kuansing dan H. Halim Wakil Bupati Kuansing serta Sekdakab Kuansing, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya, terkait adanya salah seorang bawahanya yakni , Andri Yama, Kabag Pembangunan mengganti pelat mobdin dari merah ke hitam belum dapat dimintai tanggapanya (*)

Laporan  : Roder

Editor      : Indra H Piliang

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: