KEPRINATUNA

Wakil Bupati Natuna Pimpin Safari Ramadhan di Desa Sungai Ulu

KARIMUNTODAY.COM, NATUNA – Di bulan Puasa, Safari ramadhan merupakan sebagai ajang silaturrahim antara sesama muslim. Dimana Tradisi silaturrahim ini sangat dianjurkan karena memiliki efek yang sangat konstruktif baik bagi kehidupan individu maupun sosial.

Safari Ramadhan juga memberikan manfaat bagi masyarakat yaitu adanya kedekatan Pemerintah dengan seluruh lapisan masyarakat, sehingga dapat mempermudah komunikasi secara lebih massif, efektif dan efisien tanpa harus mengumpulkan masyarakat.

Sebab itu, Kegiatan Safari ramadhan ini juga menjadi bagian agenda rutin yang dilakukan Pemkab Natuna dari tahun ke tahun.

Pertama Kegiatan Safari ramadhan 13 Mei 2019 dilaksanakan di Masjid An Nahar Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Natuna.

Pada kesempatan ini, Harmanto Selaku Kepala Desa Sungai Ulu, menyampaikan beberapa hal terkait Kegiatan desa sebelum dan memasuki bulan suci Ramadhan, diantaranya telah melaksanakan kegiatan dengan dana desa yaitu berupa Padat karya, Pembangunan Jalan Tanjung Punah yang telah di selesaikan kepada ibu-ibu kurang lebih 30 orang dengan upah 30 persen.

” Selain itu pada Maret 2019 kami sudah mendapatkan SK dari kepala sekolah, Bahwa SMK Pariwisata telah di namakan menjadi SMK negeri 2 Bunguran Timur dengan SK No 2/02/2019.” Tutur Harmanto.

Kegiatan lainnya, Desa sungai Ulu juga di berikan amanah dari Dinas Sosial untuk membentuk Forum Anak, sehingga pada 30 April Desa Sungai Ulu menggelar pelantikan Forum anak yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, bendahara dengan seluruh jumlah 50 orang anak yang bergabung dalam Forum anak tersebut.

“Setelah di Lantik Forum anak ini tentunya memiliki Kegiatan, dalam bulan Ramadhan Kegiatan anak telah melakukan berupa kegiatan pembangunan Sahur.” Ujarnya

Namun, Harmanto mengakui dalam kegiatan anak ini terdapat beberapa kendala dari sisi anggaran, karena dalam membangunkan Masyarakat Sahur anak-anak Sungai Ulu membutuhkan kendaraan mengingat luasnya desa sungai ulu, tentunya kendaraan tersebut membutuhkan bahan bakar minyak.

Sementara, dari keluh kesahnya dirinya menyampaikan bahwa anggaran dana desa sudah selesai, dan tentunya tidak bisa untuk membuat anggaran ditengah jalan, sebab itu dirinya meminta solusi kepada wakil Bupati Natuna terkait kendala tersebut.

Sementara itu, Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, mengatakan sebagaimana Kegiatan bulan suci Ramadhan Pemerintah daerah melaksanakan kegiatan rutin ini, yaitu guna menyambung tali silaturahmi, disamping memberikan informasi antara pemerintah daerah kepada masyarakat.

Menanggapi penyampaian Kades Sungai Ulu, Ngesti memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan.

Salah satunya juga mendapatkan kabar baik bahwa SMK Pariwisata sudah menjadi SMK Negeri 02 di Bunguran Timur, tentunya hal ini harus disyukuri oleh masyarakat karena sangat membantu pendidikan anak-anak yang berada di wilayah ini.

” Sekolah di Sini sudah komplit, jadi tidak perlu lagi jauh-jauh, anak-anak disini bisa bersekolah diwilayahnya sendiri, jika semua sudah ada pergunakan lah dengan baik jangan sampai tidak ada yang bersekolah” ucap Ngesti.

Mengingat Sekolah Pariwisata merupakan pintu bagi berkembangnya Natuna di bidang sektor Pariwisata, tentunya siswa didik lulusan SMK tersebut sangat dibutuhkan guna kemajuan daerah, apalagi sekarang Natuna telah di tetapkan sebagai Geoprak Nasional.

Disisi lain, menanggapi keluh kesah Kepala desa mengenai Forum anak, menurutnya kegiatan forum anak sangat positif, kendati demikian anggaran daerah juga terbatas, dirinya meminta agar desa tidak mengeluh melainkan berusaha untuk mencari cara alternatif.

” Jadi anak-anak ada kegiatan yang mana sifatnya sosial, Remaja Masjid, laksanakan dengan baik yang merupakan peningkatan mutu pergaulan bagi anak, sehingga anak-anak menuju ke yang lebih baik”. sebut Ngesti

Menyinggung kendala saat pembangunan sahur, menurut nya sebanyak 50 anak tentunya bisa dibagi-bagi dalam beberapa tempat di desa ini, karena Kades menyebutkan tidak tersedia nya dana minyak, tentunya bisa mencari jalan efektivitas untuk memecahkan masalah tersebut.

 

 

Laporan : Merni Lasmita
Editor     : Indra H Piliang
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close