INDRAGIRI HILIRRIAUTEMBILAHAN

Babinsa Desa Rotan Semelur : Retunitas Mengajar Anak Mengaji Bagian Dari Tugas Mulia

KARIMUNTODAY.COM,PELANGIRAN –  Babinsa Desa Rotan Semelur Koptu Candra Bastian Anggota Koramil 10 Pelangiran Prajurit TNI AD Kodim 0314/Inhil mengatakan,Bahwa Al Qur’an adalah buku petunjuk hidup manusia. Al Qur’an diturunkan oleh Allah sebagai Nur (cahaya), yang membedakan antara kebenaran dan kebatilan. Inilah pentingnya Al-Qur’an itu sebagai pedoman hidup. Olehnya mengembalikan ummat kepada pedoman hidupnya adalah sebuah keniscayaan. Tidak akan pernah jaya ummat ini jika mereka jauh dari Al-Qur’an. Orang tua mempunyai kewajiban untuk membimbing dan membina anaknya.

Sebagai mana yang disebutkan dalam Al-Qur’an disebutkan: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan” (QS. 66 : 6). Ayat tersebut adalah penegasan bahwa orang tua mempunyai kewajiban untuk membina, membimbing, dan mendidik anaknya, bukan hanya sukses didunia tapi yang lebih tinggi lagi adalah terjauh dari azab api neraka.

Dengan cara mengajarkan Al Qur’an pada anak. Apabila amanah ini dilaksanakan dengan baik, maka yang mendapat manfaatnya adalah orang tua, selain anak itu sendiri. Begitu berbahagianya seorang anak, manakala mendapat orang tua yang amanah, yang berusaha membimbingnya kearah yang benar. Namun begitu sengsaranya anak, manakala mempunyai orang tua yang tidak bertanggung jawab akan pembinaan anaknya, bahkan membiarkan anaknya dibina oleh lingkungan yang sedemikian ganas. Dan kewajiban yang utama orang tua adalah mengajarkan Al Qur’an pada anak -anak sejak dini, sebab Al-Qur’an merupakan pedoman hidup kaum muslimin.

Dalam suatu riwayat disebutkan : “Didiklah anak-anakmu dengan tiga perkara: mencintai nabi, mencintai keluarga nabi dan membaca Al-Qur’an” (HR. Thabrani). Demikian pula dalam hadits yang lain disebutkan : “Hak anak atas orang tuanya ada tiga : memilihkan nama yang baik ketika baru lahir, mengajarkan Kitabullah (Al-Qur”an) ketika mulai berfikir dan menikahkannya ketika dia dewasa” (HR. Ahmad). Begitu pula dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim “sebaik-baik manusia diantara kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya” Keterangan Hadits diatas menunjukkan bahwa mengajarkan membaca Al-Qur’an adalah suatu keharusan bagi setiap orang tua terhadap anak-anaknya dan keharusan pula bagi setiap kaum muslimin.

Begitu mudahnya Al-Qur’an diajarkan, sampai Allah menyebutkan sebanyak 4 kali tentang hal tersebut : وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ “Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?” (QS. 54 : 17, 22, 32, 40) Pendidikan Al Qur’an sudah seharusnya diberikan kepada anak-anak sedini mungkin, karena pendidikan yang diberikan pada masa kecil pengaruhnya akan lebih kuat, tajam dan lebih membekas dari pada pendidikan yang diberikan setelah dewasa, seperti kata pepatah : “Adalah berguna mendidik mendidik anak diwaktu kecil, dan terkadang berguna mendidik anak di waktu dewasa. Adalah mudah meluruskan ranting yang bengkok dan tidaklah mudah meluruskan jika telah menjadi batang,”terangnya

Terakhir dikatakan Koptu Candra Bastian,malam ini saya mendampingi Pak Ustadz M.Amin mengajar anak-anak mengaji dimasjib Nurul Falah diparit Sabar menanti didesa Rotan Semelur,Kec,Pelangiran,tema yang kami ajarkan membaca Al-Qur’an dengan benar,jumlah anak murid 4 orang,”Imbuhnya (*)

Laporan : Ridho magribi

Editor    : Indra H piliang

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close