INDRAGIRI HILIRKATEMANRIAUTEMBILAHAN

Babinsa Kateman Alqur’an Nutrisi Terbaik Untuk Anak-Anak Kita

KARIMUNTODAY.COM,KATEMAN – Babinsa Desa Tanjung Raja, Serda Mhd.Yusuf,Anggota Koramil 06 Kateman Prajurit TNI AD Kodim 0314/Inhil,sepulang dari Dinas selalu menyempatkan dirinya Shalat berjamaah dimasjib bersama masyarakat didesa binaan,dan dilanjutkan dengan mengajar anak-anak mengaji dimasjib AT-TAQWA mendampingi Ustadz H.Kasmuri di Desa Tanjung Raja Kecamatan Kateman Kabupaten Inhil/Provinsi Riau,Sabtu(15/06/2019).

Hal ini dikatakan Serda Mhd.Yusuf kepada Reporter Karimuntoday.com,mendidik anak di Usia dini dengan membaca Al-Qur’an untuk bekal dunia dan akhirat,karna putera-puteri kita merupakan amanah sang maha pencipta, maha pengasih lagi maha penyayang yaitu Allah subhanahu wata’ala, titipan ilahi yang lahir ke dunia fana ini dalam keadaan fithrah (suci) mengemban misi Dinul Islam dan Tauhidulloh,”ujarnya

Ya,putera-puteri kita merupakan amanah, jagalah dia, didiklah dia, penuhi segala aktifitasnya dengan tunas-tunas kebaikan dan benih benih amal shaleh, Ittaqulloh (senantiasa bertaqwalah kepada Allah) wahai para ayah dan bunda terhadap putera-puteri kalian karena ia adalah amanah besar dari Allah Ta’ala dalam pundak-pundak kalian. Ayah dan Bunda yang telah menyaksikan langsung sang anak terlahir ke dunia, dan keduanya juga adalah orang pertama yang bergerak mengajarkan (anak) dari mulai belajar berdiri, berbicara, berjalan hingga adab (akhlaq), mengarahkan dan memberikan pengaruh baik kepadanya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ، فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ “Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fithrah, maka kedua ibu-bapaknyalah yang akan menjadikannya seorang Yahudi atau seorang Nasrani atau seorang Majusi”.(Muttafaqun ‘alaih). Dari sinilah, orang tua memiliki peran penting dalam tumbuh dan berkembangnya anak, dekatkanlah anak-anak kita dengan Al Qur’an, tanamkanlah benih benih Tauhidulloh dalam jiwa mereka, pupuklah semangat mereka agar senantiasa menjadi Ahlul khoir, penebar kebaikan, Ahlul Qur’an (Penghafal Al Qur’an) dan penebar kebaikan, bersemangat mengerjakan amal shaleh dan tidak keluar dari aturan-aturan syari’at Islam.

Imam Al-Bukhori meriwayatkan di dalam At-Taariikhul Kabiir, bahwasanya Nabi Shollallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : من تعلم القرآن و هو فتي السن خلطه الله بلحمه ودمه “Barang siapa yang mempelajari Al Qur’an di usia muda, maka Allah akan menyatukan Al Qur’an dengan darah dan dagingnya” (At-Taariikhul Kabiir iii /94).

Di dalam kitab Al Adaab Assyar’iyyah Libni Muflih 1/244, Ibnu Abbas Mengatakan : من قرأ القرآن قبل ان يحتلم فهو ممن أوتى الحكم صبيا (الآداب الشرعية لابن مفلح1/244 “Barang siapa yang membaca Al Qur’an sebelum ia baligh, maka ia termasuk orang yang diberi ilmusejak masa kecil”. Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ” حِفْظُ الْغُلامِ الصَّغِيرِ كَالنَّقْشِ فِي الْحَجَرِ ، وَحِفْظُ الرَّجُلِ بَعْدَ مَا يَكْبُرُ كَالْكِتَابِ عَلَى الْمَاءِ “Dari Ibnu Abbas semoga Alloh meridhainya ia berkata,

Rasululloh Shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Hafalan anak kecil bagaikan melukis/mengukir di atas batu dan hafalan anak seorang dewasa bagaikan menulis di atas air”. (Hadits Marfu’ diriwayatkan oleh Alkhatib dalam Al jami’nya). إِنَّ الطِّفْلَ إِذَا حَفِظَ الْقُرْآنَ مُنْذُ صُغْرِهِ اِخْتَلَطَ الْقُرْآنُ بِلَحْمِهِ وَدَمِهِ “Ketika anak menghafal Al Qur’an semenjak dini maka Al Qur’an akan menyatu dengan darah dan dagingnya.”Imbuhnya (*)

Laporan : Ridho magribi

Editor   : Indra H piliang

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close