INDRAGIRI HILIRRIAUTEMBILAHAN

Buka Puasa Bersama Bupati Inhil, HM.Wardan dengan Keluarga Melayu Inhil (KMI) Selatan

KARIMUNTODAY.COM, TEMBILAHAN – bertempat di Gedung Balai Desa Kota Baru Kecamatan Keritang dilaksanakan Silaturrahmi dan buka puasa bersama dengan Keluarga Melayu Inhil (KMI) Selatan yang dihadiri lansung Bupati HM.Wardan, Anggota DPRD, Pejabat Eselon dilingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Ketua BAZNAS, Camat dan tokoh masyarakat Kota Baru, Minggu (2/6/2019).

Sebelum dilaksanakan silaturrahmi dan buka bersama ini Bupati HM.Wardan menyempatkan diri untuk ziarah ke makam orang tua beliau yang terletak di Desa Pasar Kembang. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan Rp 30 Juta kepada 100 orang Kaum Dhuafa dan 10 orang anak Yatim. Silaturrahmi ini juga diisi dengan tausiah Datuk H.Nawawi Mahmud dan diskusi pembangunan Kabupaten Inhil 5 tahun ke depan dibawah Kepemimpinan Bupati HM.Wardan dan Wakil Bupati H.Syamsuddin Uti.

Bupati HM.Wardan yang di mintai keterangan usai silaturrahmi Beliau mengatakan, Kegiatan seperti ini sudah menjadi rutinitas setiap tahun dan sangat penting sekali dilakukan dalam rangka mempererat jalinan silaturahmi antar masyarakat Keluarga Melayu Inhil Selatan.

Karena, tidak hanya dihadiri dari Kecamatan Keritang tetapi ada juga yang datang dari Kecamatan Kemuning, Reteh, Sungai Batang dan Kecamatan lainnya. Beliau menambahkan, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk bisa bertukar informasi terbaru tentang Pembangunan dan Program Pemerintahan Kabupaten Inhil.

Selain itu, melalui momen ini juga saya selaku Bupati banyak mendapatkan saran dan masukan dari masyarakat yang di temui di lapangan baik dari Desa, Kecamatan.

” Mungkin sebelum ini, saya selaku Bupati tidak mengetahui hal ini dengan adanya kegiatan silaturrahmi ini saya mendapatkan informasi yang bermanfaat,” tutupnya (*/r)

Laporan : Ridho magribi

Sumber  : Humas Inhil

Editor     : Indra H piliang

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close