KUANSINGRIAU

Praktisi Hukum Minta Penegak Hukum Dalami Stetmen Wabup Kuansing Terkait Pengadaan Bibit Sawit  Tahun 2017 Tidak Sesuai Speck

KARIMUNTODAY.COM, TELUK KUANTAN – Wakil Bupati Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau kembali membuat stetmen mengejutkan terkait pengadaan bibit sawit pada tahun 2017 silam terindikasi kuat tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Belanja, (RAB) dan Speck, bibit yang di berikan kepada masyarakat Palsu.

Hal tersebut dikatakanya dihadapan masyarakat  pada acara Halal Bihalal di Desa Pulau Rengas, Jum’at (7/6/2019) malam.

” Dia menilai bibit sawit tersebut tidak sesuai speck, andaikata dilanjutkan, Kadisnya bisa masuk Penjara,” Imbuhnya

Menyikapi hal tersebut, Zubirman SH Praktisi Hukum di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau kepada karimuntoday.com, Senin (10/6/2019), mengatakan, Dengan adanya stetmen Wakil Bupati Kuansing yang mengatakan, pengadaan bibit sawit pada tahun 2017 diperuntukan kepada masyarakat di beberapa desa  tidak sesuai dengan speck, akan menjadi pintu masuk bagi pihak penegak hukum,(kejaksaan dan Kepolsiian-red), untuk melakukan penyelidikan, untuk mengungkap kebenaran atas stetmen wabup tersebut.

“ Dia berharap Kejari Kuansing atau Kapolres secepatnya menanggapi stetmen wakil bupati saudara, H. Halim yang mengatakan pengadaan bibit pada tahun 2017 lalu palsu, dengan melakukan pemanggilan kepada pihak-pihak yang berkompeten untuk dikonfrontir dengan tujuan agar stetmen tersebut tidak menjadi liar,” Imbuhnya

Ditambahkanya lagi, Sebagai Praktisi Hukum dia sangat memberikan apresiasi kepada Wakil Bupati Kuansing yang secara nyata berani mengungkap kebenaran terkait adanya dugaan penyelewengan pada pengadaan bibit sawit pada tahun 2017 silam, dan sekarang tinggal kemauan dari pihak penegak hukum mau atau tidak untuk melakukan pengusutan,” Tutupnya (*)

Laporan   : Roder

Editor       : Indra H Piliang

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: