KARIMUNKEPRI

Kabag Humas Karimun : Anggaran Propoganda Media Habis,Pencairan Berikutnya Menunggu APBD-P

KARIMUNTODAY.COM, KARIMUN – Anggaran Publikasi dan Dokumentasi biasa disebut Dana Propoganda di Peruntukan bagi Media Online, Cetak serta Elektronik yang berkerjasama dengan Pemerintah Daerah hanya dibayarkan selama 4 (empat) bulan saja, terhitung, Bulan Januari s/d April 2019, pasalnya anggaran sudah habis, nanti akan dibayarkan kembali menunggu APBD- P di syahkan.

Hal tersebut dikatakan, Kabag Humas Pemkab Karimun, Didi Irawan SE ketika dikonfirmasi karimuntoday.com, Sabtu (20/7/2019), Via Hp selularnya,” Ya anggaran propaganda untuk media saat ini sudah habis, jadi untuk pencairan selanjutnya menunggu APBD-P disyahkan oleh DPRD Karimun, setelah di syahkan maka akan dilakukan pencairan kembali.

“ Kita sudah mengusulkan tambahan anggaran propaganda ke DPRD Karimun, dan tolong sama-sama kita kawal, agar penambahan tersebut dapat dikabulkan oleh Banggar DPRD Karimun,” Imbuhnya

Ketika ditanya, anggaran miliaran kok hanya bisa sampai 4 (empat) bulan, Kabag Humas mengatakan, Bahwa yang bekerjasama di pemkab karimun bukan hanya media online, tetapi juga ada media cetak serta elektronik, tetapi sayangnya beliau tidak merinci berapa nominal  setiap bulan yang diterima oleh media yang bekerjasama.

Secara terpisah, Judin Manik Ketua Forum Wartawan Kabupaten Karimun (FWKK), ketika dimintai tanggapanya mengatakan, Dia meminta kepada Kabag Humas Pemkab Karimun selaku pengelola anggaran Propoganda, agar dapat transparan terkait penggunaan dana tersebut dan menyebutkan berapa jumlah media cetak, online serta elektronik yang berkerjasama (MoU) dengan Pemkab Karimun, pasalnya dia juga menilai, apabila anggaran-nya miliaran hanya cukup sampa bulan April 2019 tentu sangat  layak dipertanyakan.

“ Saat ini media yang bisa bekerjasama dengan pemkab karimun, hanya media yang sudah terverifikasi di dewan pers, dan jumlahnyapun tidak begitu banyak, lain hal ketika belum adanya aturan dikeluarkan, media yang kerjasama dengan pemkab karimun saat itu relative banyak sekali, dan juga diminta untuk membuka seberapa besar nominal anggaran propoganda  tersebut agar terang benderang,” Tukasnya

Ditambahkanya lagi,Dia meminta kepada kabag humas untuk duduk bersama dengan para pimpinan media,perwakilan atau biro untuk menjelaskan kemana saja anggaran tersebut di pergunakan, selain untuk dana propaganda yang di berikan kepada media yang telah bekerjsama, sehingga akan ada transparansi serta tidak menimbulkan prasangka negative,” Tutupnya (*)

Laporan   : Lukman Hakim

Editor       : Indra H Piliang

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: