BATAMKEPRITANJUNG PINANG

Plt Gubernur Kepri : Dengan Kolaborasi, Cepat Terealisasi

KARIMUNTODAY.COM, BATAM – Plt Gubernur Kepri H Isdianto mengatakan sinergi yang kuat antara pusat dan daerah akan mempercepat realisasi pembangunan. Karena itu, pemerintah pusat diharap terus mengucurkan APBN untuk membangun sejumlah sektor di daerah.

“Kalau tidak minta ke pusat, dari mana kita bisa membangun semaksimal mungkin. Memang Pusat berharap provinsi mandiri. Kalau sudah mandiri kita tak minta ke pusat. Tapi saat ini Kepri selalu menanti bantuan pusat,” kata Isdianto saat menghadiri Peresmian Hasil Pembangunan Bendungan Sei Gong Batam di Lokasi Bendungan Sei Gong Jembatan 6 Batam, Jumat (19/7).

Misalnya, Isdianto mencontohkan, mimpi masyarakat Batam untuk mendapat air yang berkecukupan, akan terealisasi. Ini, kata Isdianto berkat uluran pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR.

Isdianto berharap akan semakin banyak program strategis nasional yang dilakukan pemerintah pusat di Kepri. Selain Jembatan Batam-Bintan, Isdianto juga menyebut bendungan Busung sebagai salah satu yang sangat dibutuhkan.

“Terima kasih sebesar besarnya dan setulus tulusan dari kami atas pembangunan ini, kepada Pak Presiden Joko Widodo dan Pak Menteri Basuki Hadimuljanto,” kata Isdianto.

Kepri, kata Isdianto, yang 96 persennya laut perlu membangun banyak infrastruktur dan sektor lainnya. Dengan keterbatasan anggaran, belum semua bisa dilakukan dengan maksimal. Karena itu bantuan pusat sangat diharapkan.

“APBD jelas tak memadai membangun semua sektor di Kepri. Kami butuh uluran tangan dari Jakarta,” kata Isdianto yang bergegas dari Semarang kembali ke Batam untuk menghadiri peresmian ini. Pun setelah peresmian ini, Isdianto kembali ke Jakarta untuk menuju Bandung guna merajut silaturahmi dengan masyarakat Kepri di Tanah Pasundan itu.

Dalam pada itu, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Hari Suprayogi mengatakan bahwa dengan kolaborasi dan kerja sama, pembangunan akan cepat terealisasi. Kolaborasi itu terlihat dalam pembangunan Seigong.

Seigong ini, kata Hari merupakan salah satu dari 65 bendungan dalam rangka ketahanan air untuk mendukung ketahanan pangan dan energi.

Hari menyebutkan, selain Seigong, Dam Busung di Bintan segera terealisasi. Pihak Dirjen Sumberdaya Air sudah membuat disainnya. Bendungan ini mampu menyediakan air baku 400 liter per detik untuk Batam.

“Busung bisa 4.000 liter per detik. Potensinya bisa ke Batam, Bintan dan Tanjungpinang,” kata Hari.

Hari yakin jika pembangunan Bendungan Seigong bisa tiga tahun, Busung pun diharap lebih cepat dari itu setelah dimulai.

“Semoga memberi manfaat bagi rakyat, khususnya kota Batam,” kata Hari.

Kepala Balai Wilayah Sungai IV Ismail Widadi mengatakan peresmian ini menandai selesainya pembangunan Seigong tepat waktu. Bendungan ini mampu menampunh 11,8 juta meter kubik. Saat ini sedang proses pengisian dan desalinasi. Hingga 1-2 tahun ke depan.(*/r)

Laporan   : Ambok Akok

Editor       : Indra H Piliang
Sumber    : Sekretariat Wagub Kepri
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: