KARIMUNKUNDUR

Drainase Jalan Pemuda Dipenuhi Belatung Menimbulkan Aroma Busuk, Camat Kundur Diminta Tanggap

KARIMUNTODAY.COM, KUNDUR –  Ucapan Kundur bersih dan Kundur berseri terkesan hanya sebuah retorika publik, yang tidak menjamin masyarakat untuk menjadi lebih merasa nyaman, baik dari sisi kebersihan dan juga kesehatan. Melihat dari kondisi joro,nya Kecamatan Kundur saat ini, dengan draenase yang dipenuhi limbah maggot (Belatung) sudah tentu, keindahan, kebersihan juga kesehatan, terkesan masih jauh panggang dari api.

Dengan Kondisi seperti itu tentunya pihak kecamatan,Camat Kundur diminta segera tanggap, sebab kondisi drainase tepatnya dijalan Pemuda Kelurahan Kundur Kota, penuh dengan sampah dan sisa makanan yang diduga berasal dari rumah makan. Kondisi drainase yang terlihat kumuh dan kotor dengan bau yang menyengat, juga sangat mengganggu aktifitas warga dijalan pemuda.Selain itu, mayarakat yang datang dari luar daerah juga sangat merasa tidak nyaman, karena jalan Pemuda, posisinya berdekatan dengan pelabuhan Domistik Tanjung Batu Kundur.

Sementara, Rizal seorang warga, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelelawan yang datang ke Kecamatan Kundur untuk berbelanja mengeluh dengan aroma bau menyengat dan busuk. Menurut Rizal, Jalan Pemuda adalah jalan keluar masuknya penumpang dari luar negeri dan juga dalam negeri. Sayangnya jalan yang harus terhindar dari kumuh dan kotor, kurang menjadi perhatian pemerintah setempat ungkap Rizal kepada karimuntoday.com dilokasi terminal ojek Kundur Selasa 13 Agustus 2018.

Terpisah Ponadi, Ketua Ikatan Keluarga Besar Ojek (IKBO) Kundur meminta agar Camat Kundur segera tanggap atas kondisi drainaise yang dipenuhi oleh sampah agar secepatnya dibuang, agar bau busuk bersumber dari drainase tersebut tidak menganggu masyarakat yang melintas dan juga cukup mengganggu aktifitas para tukang ojek yang mangkal di jalan pemuda tersebut.

Kendati demikian Ponada mengharapkan agar pemerintah setempat (camat-red),menindak para oknum yang telah dengan sengaja membuang sisa makanan sesuka hatinya tampa memikirkan efek atas perbuatanya, Hal ini perlu dilakukan agar Kundur bisa menjadi kota yang jauh dari kata kotor dan kumuh.

” Kota bersih, indah dan tertata rapi adalah impian setiap warga dan masyarakat di setiap daerah baik Kabupaten juga Kecamatan.Sebab kondisi sebuah kota adalah satu indikator atau cermin tingkat peradaban masyarakat, yang harus didukung oleh peradaban pemerintah setempat,” ungkap Ponadi saat dikonfirmasi awak karimuntody.com. Selasa (13/8/2019).

 Secara terpisah, Camat Kundur, Hery Novaljadinata sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya terkait kondisi drainase di Jalan Pemuda yang kotor serta menimbulkan aroma bau busuk belum dapat dimintai konfirmasinya.(*)

.Laporan   : Majid

Editor       : Indra H piliang

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: