KEPRIKUNDUR

Uspika Kundur Sambut  Meriah Kepulangan Sang Paskibraka Nasional    

 KARIMUNTODAY.COM, KUNDUR – Kepulangan anak bangsa dari siswa SMAN 01 Kundur Pazi panggilan akrab remaja kelahiran 07 Mei 2003 yang telah terpilih menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dalam upacara peringatan hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 di istana merdeka, mewakili Propinsi Kepulauan Riau (Kepri) bersama Wiwik Yulianti asal Senayang Lingga di sambut meriah oleh segenap uspika Kecamatan Kundur, Senin (26/8/2019).

 Dalam acara penyambutan kepulangan Pazi yang telah menyelesaikan tugasnya di istana merdeka di sambut oleh, Camat Kundur, Polsek Kundur, Kacabjari, Syahbandar, Lurah dan Kepala sekolah juga para guru.

Camat Kundur dalam  kata sambutanya mengatakan, Dia berharap setelah Pazi di akan  ada Pazi lain yang mampu mengangkat nama Kundur Kabuapaten Karimun, Propinsi Kepri di tingakat nasional pada tahun-tahun mendatang.

“Semoga dengan keberhasilan Muhammad Pazi, dapat pula menjadi motivasi bagi para guru untuk melahirkan putra – putri terbaik di Kundur, agar Kabupaten Karimun dapat di perhitungkan secara nasional ke depan imbuh Camat Kundur, dalam kata sambutanya di balai pemuda seni dan budaya Kecamatan Kundur, Senin (26/08/2019).

Senada yang di sampaikan Abdul Latif Kepala sekolah SMAN 01 Kundur, saat di minta tanggapan dan harapan terkait prestasi yang di toreh Muhammad Pazi. Abdul Latif (Kepsek red) meminta pada siswa dan siswa lain untuk lebih gigih dan semangat, agar bisa seperti Pazi buat tahun-tahun mendatang,” ungkap Abdul Latif pada karimuntody.com.

Namun yang sangat ironis dalam suasana merayakan keberhasilan siswa SMAN 01 Kundur Muhammad Pazi menjadi anggota Paskibraka Nasional tidak terlihat para petinggi dari pemkab Karimun atau yang mewakili,padahal seharusnya keberhasilan diraih oleh Pazi  menjadi momen bersejarah bagi Pemkab Karimun khususnya Kadisdik.

Kadisdik selaku Bapak pendidikan bersama Bupati Karimun, seharusnya bangga dengan keberhasilan dan prestasi yang di toreh Muhammad Pazi, karena selama terbentuknya Kabupaten Karimun, baru kali ini siswa dari Kecamatan Kundur dapat mewakili Propinsi Kepri untuk pengibaran bendera pusaka (Paskibraka) secara nasional.

 Dengan demikian prestasi yang di toreh oleh siswa SMAN 01 Kundur terkesa hampa, di sebabkan kurangnya perhatian dan apresiasi dari pemerintah Kabupaten khusus dinas pendidikan dan olah raga (Kadisdik) Karimun.

Hal semacam ini dikhawatirkan akan berdampak langsung buat siswa yang lain untuk mengejar prestasi dan akan menjadi pesimistis dalam meraih prestasi untuk paskibraka di tahun-tahun mendatang. Hal tersebut juga sangat penting bagi pemerintah Kabupaten Karimun, agar segera melihat persoalan ini dengan bijaksana, sebab masih banyak siswa dan siswi di Kabupaten Karimun khususnya Pulau Kundur, yang secara kualitas mampu menoreh prestasi untuk Paskibraka Nasional di tahun yang akan datang.

Untuk itu masyarakat Kundur meminta kepada Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan khususanya Dinas Pendidikan Propinsi maupun Kabupaten untuk Memberikan perhatian terhadap siswa ataupun siswi yang berprestasi seperti Muhammad Pazi yang telah berhasil sebagai Paskibraka Nasional asal Kecamatan Kundur. (*)

Laporan   : Majid
Editor       : Indra H piliang
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: