SIAK

Akibat Sering Cekcok Dengan Suami, Istri Di Siak Ini Suruh Orang Habisi Nyawa Suaminya

KARIMUNTODAY.COM, SIAK – Seorang istri diduga menyuruh dua orang pria untuk menghabisi nyawa suaminya akibat sakit hati dikarenakan dia sering bertengkar dengan suaminya. Kini dua tersangka pembunuhan, yang terjadi di Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau, sudah diamankan polisi beserta istri korban.

Berdasarkan keterangan yang awak media terima dari pihak kepolisian aksi keji itu dilakukan pada hari Sabtu (31/8/2019) Sekira Pukul 00.30 WIB dini hari saat lampu sedang padam. Karena malam itu mesin listrik dalam kondisi rusak.

Saat itu korban bersama istri-nya tidur di rumah jaga samping rumah walet di kilometer 6, RT.12/ RK.05 Kampung Mengkapan. Mendengar ada suara orang masuk ke dalam kamar dan tiba tiba terdengar suara suami sedang dipukul, istri korban langsung lari ke tempat anak anak mereka yang sedang tidur dan berlari keluar rumah membawanya ke arah pohon sawit.

“Setelah tak beberapa lama istri mendengar suara korban meminta tolong, (istri) menuju sumber suara korban. Ternyata korban sudah berada di parit dengan keadaan sudah terdapat luka seperti bekas bacok di kepala dan kaki,” jelas Kasi Humas Polres Siak Bripka Dede Prayoga, Ahad (1/9/2019).

Korban pun langsung dilarikan ke puskesmas untuk dilakukan pertolongan pertama, namun pada hari Sabtu Pagi korban meninggal dunia.

Mendapat laporan kejadian tersebut, polisi langsung bergerak cepat memburu pelaku. Tim Opsnal Polsek Sungai Apit yang di backup Satuan Reskrim Polres Siak melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan terduga pelaku pertama atas nama Roberto Manulang dan pelaku kedua Linus Harefa ikut ditangkap ketika sedang mabuk minuman tuak. Kedua pelaku pun mengakui perbuatannnya.

“Kedua pelaku mengaku bahwa mereka disuruh oleh istri korban tanpa imbalan untuk menganiaya korban dikarenakan istri korban sakit hati karena sering bertengkar dengan korban (suaminya),” jelas Bripka Dedek.(*)

Laporan : Idris Harahap
Editor     : Indra H Piliang
Loading...
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: