KEPRIKUNDUR

Derita Warga Kundur Akibat Dilanda Krisis Air Bersih

KARIMUNTODAY.COM, KUNDUR – Musim kemarau panjang membuat warga Kundur, menderita akibat mengalami krisis air bersih berkepanjangan. Krisis air bersih yang cukup panjang kian menjadi derita bagi masyarakat di dua Kelurahan dan tiga desa di Kecamatan Kundur Kabupaten Karimun Provinsi Kepri. Sehingga untuk mendapat air bersih baik untuk minum dan memasak warga/masyarakat harus antri berjam-jam untuk mendapat air yang diperlukan. Selain itu warga juga harus berjalan kaki menuju sumur-sumur tua yang masih memiliki air meskipun kondisi air sudah terkesan buruk dan kurang layak untuk dikonsumsi.

Kendati demikian warga/masyarakat Kecamatan Kundur meminta dan berharap pemerintah daerah untuk membangun jaringan PDAM yang layak atau sumur bor untuk mengatasi krisis air bersih terutama disaat musim kemarau panjang seperti ini. Sebab dampak kekeringan atau krisis air tahun ini, harus menjadi tolak ukur bagi pemerintah daerah Kabupaten Karimun, untuk berbenah diri dalam hal mengatasi krisis air khususnya di Kecamatan Kundur.

Menanggapi krisis air bersih yang kian menjadi derita ditengah masyarakat, Novi Arman ketua Perpat Pesisir Pulau Kundur, angkat bicara. Menurut Novi Arman, kekeringan dan krisis air bersih, selalu menjadi bencana tahunan di Kecamatan Kundur.Untuk mencegah hal tersebut terjadi di tahun-tahun yang akan datang pemerintah daerah Kabupaten Karimun sudah seharusnya mencari terobosan baru untuk mencegah bencana seperti ini terulang di masa mendatang.

Menurut Novi Arman, dipulau kundur banyak tempat-tempat sumber air yang bisa dijadikan untuk mengatasi krisis air yang menjadi bencana tahunan, salah satunya bekas galian tambang baik bekas galian timah dan juga bekas galian pasir. Sebab krisis air bersih di Kundur bukanlah masalah baru, namun maslah klasik yang semakin menjadi-jadi khususnya di Kecamatan Kundur. Dan hal semacam ini seharusnya menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah, pasalnya air merupakan kebutuhan pokok bagi kelangsungan hidup masyarakat unkap Novi Arman pada karimuntody.com Kamis (19/9/2019) direstoran hotel gembira Kecamatan Kundur.

Sumur Andalan Masyarakat Kundur, Karimun, Kepri.

Warsih, Salah seorang ibu rumah tangga yang sedang mengambil air disumur tua di belakang Vihara Dharma Shanti Kundur mengaku, air bersih setiap musim kemarau membuat warga stres. Menurutnya satu-satunya sumur yang menjadi andalan masyarakat Kecamatan Kundur adalah sumur belakang Pekong, namun karena airnya sudah mulai mengering dan terpaksa harus menunggu berjam-jam.

” Sumur mengering karena terus ditimba secara bergantian akibatnya,banyak warga yang terlanjur datang harus menunggu sampai berjam-jam sampai air sumur kembali berisi. Bahkan banyak juga warga yang tidak tahan menunggu terpaksa pulang membawa ember atau galon kosong tanpa membawa air yang harus menjadi kebutuhan.” ungkapnya

Dengan demikian Warsih berharap pemerintah daerah Kabupaten Karimun, bisa secepatnya mengatasi krisis air bersih di Kecamatan Kundur yang sudah menjadi bencana tahunan ungkap Warsih saat mengambil air dibelakang Vihara Dharma Shanti Kundur. (*)

Laporan  :  (Majid)
Editor      : Indra H piliang
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: