KARIMUNKEPRIKUNDUR

Petani Padi Desa Gemuruh Kecamatan Kundur Barat, Minta Perhatian Plt Gubernur Kepri

KARIMUNTODAY.COM, KUNDUR  -Para petani padi, Desa Gemuruh Kecamatan Kundur Barat Kabupaten Karimun, meminta kepada pemimpin baru, H.Isdianto selaku Plt Gubernur Kepri, agar memperhatikan nasibnya yang selama ini mengandalkan mata pencarian sebagai petani padi. Permintaan ini disampaikan karena mereka khawatir jika ada pergantian pemimpin nasibnya tidak diperhatikan lagi.

Para petani itu juga berharapan ke depan pemberian pupuk subsidi agar tepat sasaran,Selain itu juga para petani meminta diadakan pompa air untuk memperlancar saluran irigasi ke persawahan, bibit unggul untuk kualitas padi serta memiliki gudang penyimpanan dan lapangan tempat penjemuran gabah yang layak pakai.

Permintaan itu disampaikan oleh Ibu Kamariah selaku Ketua Kelompok Tani Angin Mamiri Desa Gemuruh Kecamatan Kundur Barat, saat dijumpai karimuntody.com dikediamannya beberapa waktu lalu, Dia sangat berharap agar Bapak H.Isdianto selaku Plt Gubernur Kepri memperhatikan nasib para petani yang ada diwilayah Desa Gemuruh Kecamatan Kundur Barat Kabupaten Karimun.

Dikatakan Ketua Kelompok Tani Angin Mamiri, Ibu Kamariah, lahan persawahan yang dikelola oleh para petani lebih kurang seluas 40 hektar, dengan anggota rata-rata dari masyarakat ekonominya pas-pasan, maka dari itu kami kelompok tani Angin Mamiri berharap pada Plt Gubernur Kepri H.Isdianto untuk mengakomodir kepentingan para petani yang ada,” Pinta Ibu Kamariah

Terpisah H.M. Asyura Mantan Anggota DPRD Kabupaten Karimun yang dihubungi karimuntody.com via ponselnya, Minggu 5 Nopember 2019, untuk dimintai pendapat terkait nasib puluhan petani padi Desa Gemuruh.

Disampaikan H.M.Asyura para petani dipulau Kundur khususnya Desa Gemuruh, yang hanya mengandalkan bertani sebagai kehidupan, harus mendapat perlindungan dan perhatian serius dari pemerintah Kabupaten juga Propinsi. Jika tidak lekas diberikan perlindungan bukan tidak mungkin para petani akan menjadi hilang minatnya untuk bertani, padahal petani padi adalah pencipta swasembada beras untuk Kabupaten Karimun.

Selain itu H.M.Asyura juga berpendapat, pemerintah Daerah dan juga Propinsi berkewajiban untuk memperhatikan kelompok tani yang sudah terdaptar secara resmi didinas pertanian agar masyarakat yang resmi memiliki kelompok tani tetap mempertahankan minat dalam hal bertani,” ungkap H.M.Asyura.

Secara terpisah, Plt Gubernur Kepri, H. Isdianto sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya terkait adanya permintaan dari Kelompok Tani Angin Mamiri Desa Gemuruh, Kecamatan Kuba agar memperhatikan nasib para petani belum dapat dimintai tanggapanya. (*)

Laporan   : (Majid)
Editor      : Indra H piliang
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: