KARIMUNKEPRIKUNDUR

Proyek Pengadaan Pembuatan Sampan Nelayan Dari Dinas Perikanan Karimun Tidak Memiliki Papan Plank

KARIMUNTODAY.COM, KARIMUN – Pembuatan 25 unit sampan yang dilengakapi dengan mesin robin, berasal dari  Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, yang masih dalam tahap pengerjaan di Kecamatan Kundur sudah hampir rampung dikerjakan. Namun pekerjaan pembuatan sampan tersebut diduga tidak jelas dan tidak menunjukan keterbukaan, berapa nilai pengerjaan dan nelayan mana, untuk siapa sampan tersebut akan dibagikan dan nelayan mana yang akan menerimanya.

Kendati demikian, Pendi Ketua Kelompok Nelayan, Senangin Indah,Paya Togok mempertanyakan, sampan yang sedang dalam pengerjaan tersebut sebenarnya untuk siapa dan akan diperuntukan untuk nelayan mana. Seharusnya dinas perikanan membuat papan plank informasi dilokasi pengerjaan, baik dari jumlah anggaran dan juga jumlah sampan tersebut akan diperuntukan untuk apa dan juga untuk siapa.

Ditambahkan Pendi (Ketua Nelayan Senangin Jaya-red) selaku ketua kelompok nelayan, sampai saat ini kelompok nelayan Senagin Jaya yang di ketuainya sudah puluhan tahun berdiri sebagai kelompok nelayan di Kecamatan Kundur, namun sekalipun belum pernah dibantu alat tangkap oleh pemerintah Kabupaten Karimun. Sehingga dirinya mempertanyakan, pengadaan pembuatan sampan tepatnya didesa sungai ungar Kecamatan Kundur tersebut untuk siapa dan untuk nelayan mana akan dibagikan.

 Pendi juga menduga pengadaan pembuatan sampan yang mengunakan tenaga mesin robin, disungai ungar oleh dinas perikanan, diduga belum jelas peruntukanya untuk nelayan mana, karena sampai saat ini belum jelas untuk siapa dan akan dikemanakan,pasalnya di lokasi pembuatan sampan tersebut tidak ditemukan papan informasi,” ungkap Pendi ketua kelompok nelaya Senangi Jaya pada karimuntoday.com saat dihubungi via ponsel Rabu (16/10/2019).

Tidak jauh beda yang disampaikan Long Kar, Ketua Kelompok Nelayan di Jalan M.Daud yang dimintai pendapatnya Rabu (16/10/2019). Menurut Long Kar kelompoknya juga tidak ada mendapat bantuan dari 25 unit sampan  yang lagi dalam pengerjaan, tepatnya didesa sungai ungar Kecamatan Kundur. Sehingga Long Kar meminta agar dinas perikanan untuk menjelaskan kepada nelayan kundur, untuk siapa sampan-sampan tersebut akan dibagikan, sehing tidak menimbulkan kecurigakan pada masyarakat nelayan kalau pengadaan sampan tersebut tidak jelas akan di bagikan kepada siapa,” terang Long Kar dengan singkat.

Hery Petugas Pendataan Nelayan di UPT Kundur yang dijumpai diruang kerjanya untuk dimintai konfirmasi oleh karimuntody.com Rabu (16/10/2019), terkait 25 pengadaan sampan tersebut menerangkan. Menurutnya pembuatan pengadaan 25 unit sampan didesa sungai ungar Kecamatan Kundur sampai saat ini belum ada pemberitahuan dari UPTD Perikanan Kabupaten Karimun, sehingga pihak UPT tidak tahu menahu terkait pengadaan tersebut, untuk siapa dan akan dibawa kemana,” ungkap Hery pada karimuntody.com singkat.

Menanggapi hal tersebut awak media karimuntody.com ketika menghubungi H.Muklis sebagai orang yang di percayai dinas perikanan untuk mengerjakan 25 unit sampan dilengkapi dengan mesin robin tersebut, melalui selulernya, Rabu (16/10/2019). Disampaikan H.Muklis dirinya hanya mengambil upah kerja, dan mengenai nilai dan akan kemana sampan-sampan tersebut diperuntukan, pihak dinas perikanan tidak pernah memberitahunya,” ungkap H.Muklis singkat

Secara terpisah, Rufindy Alamsyah Kadis Perikanan dan Kelautan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya, terkait proyek pengadaan 25 unit sampan tersebut untuk di bagikan kepada nelayan mana belum dapat dimintai tanggapanya. (*)

Laporan   : Majid

Editor       : Indra H piliang

 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: