KARIMUNKEPRI

Aliansi Peduli Karimun Sesalkan Pihak Panitia Pembangunan Gereja Paroki Khatolik Santo Joseps Memasang Pagar

KARIMUNTODAY.COM, KARIMUN –  Aliansi Peduli Karimun (APK) Sangat menyayangkan pihak Panitia Pembangunan Gereja Paroki Khatolik Santo Joseps, melanggar kesepakatan yang telah dibuat dengan Memasang Pagar, sebab dari kesepakatan awal dinyatakan selama 3 (tiga), bulan tidak melakukan aktivitas pembangunan sampai pihak pemerintah daerah beserta pihak terkait melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar dan masyarakat karimun pada umumnya.

Hal tersebut dikatakan, Hasyim Tugiran  Ketua Aliansi Peduli Karimun kepada karimuntoday.com, Jum,at (08/11/2019), Ya kemarin kita sudah melakukan pencegahan kepada para pekerja yang memasang pagar di lokasi gereja Paroki Khatolik Santo Joseps, bahkan sudah dilakukan pertemuan di Polsek Karimun yang di hadiri oleh Wakapolres Karimun, yang intinya kami dari APK meminta agar pagar yang sudah di pasang agar dibongkar kembali, tetapi kenyataanya sampai hari ini, Jum,at (08/11/2019), ternyata pagar tersebut belum juga dilakukan pembongkaran.

“ Kami dari APK memberikan tenggat waktu sampai dengan sholat asyar, apabila setelah sholat asyar usai pagar tersebut belum juga di bongkar, maka kami dari APK beserta masyarakat lainya akan melakukan pembongkaran,” Ucapnya

Masyarakat yang tergabung di Aliansi Peduli Karimun serta Organisasi lainya.

Ditambahkanya lagi, Dia sudah menghubungi bapak bupati karimun melalui salah seorang ajudanya, agar mengutus perwakilan dari pemerintah daerah kelokasi dimana kami berkumpul saat ini untuk mencarikan solusi, namun sampai sekarang perwakilan dari pemerintah daerah belum terlihat,” Pungkasnya

Sementara itu, Panitia Pembangunan Gereja Paroki Khatolik Santo Joseps Karimun, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya

Pantauan karimuntoday.com dilapangan, selain masyarakat dari APK terlihat juga aparat kepolisian berpakaian preman dan anggota Intel dari Kodim di sekitar BBC Parkiran dibelakang gereja. (*)

Laporan   : Lukman Hakim
Editor      : Indra H piliang

 

 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: