JAWA TENGAHNASIONAL

Ditinggal Di Sawah,Tiga Mesin Traktor Pengolah Tanah Hilang Dicuri

KARIMUNTODAY.COM, GROBOGAN – Tiga mesin traktor yang digunakan untuk mengolah tanah sawah milik warga di Grobogan,Jawa Tengah,dicuri kawanan orang tak dikenal. Pencurian mesin traktor ini dilakukan saat malam hari pada saat traktor warga ditinggal disawah.

Aksi pencurian mesin traktor pengolah tanah terjadi di Desa Tambakan,Gubug,Grobogan. Kali ini kawanan pencuri tersebut berhasil membawa kabur tiga buah mesin traktor milik warga yang baru tiga hari digunakan untuk mengolah tanah di sawah.

Kejadian tersebut baru diketahui pemiliknya pada pagi hari, saat pemilik traktor hendak menggunakan traktornya lagi untuk mengolah tanah. Pemilik traktor kaget saat penutup mesin dibuka,mesin traktornya sudah hilang.

Padahal pemilik traktor sudah memasang rantai dan gembok pengaman. Untuk mengelabuhi pemiliknya, mesin traktor yang sudah dicuri tersebut kemudian penutup mesinnya kembali dipasang.

“ Ya, saya kaget, kemaren masih untuk bekerja traktornya, tau-tau saat mau membuka tutup mesin, sudah hilang,” ucap Sandi pemilik traktor

Menurut Suharno,Penjabat Kepala Desa Tambakan mengatakan, kejadian tersebut bermula saat salah seorang warga curiga karena ada orang yang luar daerah yang datang tengah malam mencari ikan disawah. Warga tak dikenal tersebut kemudian ditegur warga setempat. Namun,pada keesokan harinya terjadi peristiwa pencurian mesin traktor milik petani.

“ Ada orang tak dikenal sekitar pukul 10 malam. Warga curiga, kemudian orang tersebut ditanya hendak mencari ikan. Tenyata keesokan harinya ada kejadian 3 mesin traktor hilang,” ucap Suharno, Pjs Kades Tambakan kepada karimuntoday.com, Kamis (28/11/2019).

Sebelumnya, kejadian serupa juga terjadi di Desa Tlogomulyo,Gubug. Pada kesempatan tersebut, kawanan pencuri specialis mesin taktor yang tidak dikenal ini berhasil  membawa kabur lima unit mesin diesel milik para petani di desa Tlogomulyo.

Akibat peristiwa tersebut pemilik traktor merugi puluhan juta rupiah. Begitu pula petani, lahan yang semestinya sebentar lagi bisa untuk ditanami, harus molor karena traktor tidak bisa digunakan untuk mengolah tanah. Kejadian ini masih dalam pemeriksaan Satreskrim Polsek Gubug. (*)

Laporan    : Nurulyadi
Editor        : Indra H piliang
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: