KUANSINGNASIONALPEKANBARURIAU

Karet Kuansing Terjual Diharga Rp. 9.400 Per Kg di Pasar Lelang Komoditas Agro Provinsi Riau

KARIMUNTODAY.COM, TELUK KUANTAN – Menyikapi masih rendahnya harga karet, pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, berupaya melakukan berbagai upaya sehingga harga karet bisa meningkat dari harga yang saat ini dianggap sangat rendah sekali.

Salah satu upaya pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi adalah dengan mengikut sertakan hasil komoditi yang menjadi salah satu tumpuan sebahagian masyarakat Kuantan Singingi ini dalam Pasar Lelang Komoditas Agro Provinsi Riau yang dilaksanakan pada hari Rabu (28/19) bertempat di Hotel Jatra Pekanbaru.

Pada pelaksanaan pelelangan tersebut, Kabupaten Kuantan Singingi menawarkan hasil komoditi Karet dengan harga dasar penawaran Rp. 9.150 kepada seluruh peserta lelang untuk dilakukan penawaran.

Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Drs. Azhar MM, CPM yang menghadiri proses pelelangan hasil komoditi agro ini menjelaskan bahwa penawaran pertama terhadap Karet Kabupaten Kuantan Singingi ini dilakukan oleh PT. Kilang Lima Gunung dengan harga penawaran Rp. 9.250.

Selanjutnya Karet Kuantan Singingi ini ditawar lagi oleh pelaku usaha lain yaitu PT Wipo L dengan harga penawaran Rp. 9.300 / kg.

Azhar yang didampingi oleh Ketua Asosiasi Petani Karet Kuantan Singingi ( APKARKUSI) Sepriadi, dan Syoffainal menjelaskan lebih lanjut kepada rekan media bahwa penawaran untuk harga pembelian karet Kuantan Singingi ini berhenti di harga penawaran senilai Rp. 9.400 yang dimenangkan oleh PT Kilang Lima Gunung. Hari ini Karet asal Kuantan Singingi terjual sebanyak 44 Ton dengan harga jual Rp. 9.400/kg,”  terang Azhar.

Pada kesempatan tersebut ditempat yang sama Azhar juga melakukan penjajakan dengan pihak Lotte Mart yang diwakili oleh Dedi untuk dilakukan kerjasama penjualan hasil komoditi Agro. Di Kuansing kita punya banyak hasil komoditi agro yang layang untuk di jual di super market sekelas lotte mart, kita punya hasil pertanian bawang merah di Kuantan mudik dan Benai.. kita juga punya komoditi pepaya madu,” Ucap Azhar dengan penuh semangat.

Azhar berharap mudah mudahan kedepan petani kita semakin maju dan semakin sejahtera, pemerintah selalu siap untuk membantu dan memfasilitasi hasik hasil pertanian maupun produk produk ukm untuk bisa dipasarkan tidak hanya di Kuantan Singingi, tapi juga untuk skala Provinsi maupun skala nasional,”  tutup Azhar (*/r)

Laporan    : Lidia Ningsih ST
Editor        : Indra H piliang
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: