JAWA TENGAHNASIONAL

Oknum Ustadz di Grobogan Diduga Cabuli 9 Santri, Dilaporkan ke Polisi

KARIMUNTODY.COM, GROBOGAN,– Seorang oknum ustadz di salah satu pondok pesantren di Grobogan,Jawa Tengah, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap puluhan santrinya. Karena tidak terima anaknya dilecehkan, para orang tua korban melaporkan oknum ustadz tersebut ke Polsek Karangrayung.

Para orang tua santri di sebuah pondik pesantren di Grobogan, Jawa Tengah, mendatangi Mapolsek Karangrayung, pada kamis siang (07/11). Kedatangan para wakil orang tua santri bersama perwakilan ini melaporkan oknum S yang berprofesi sebagai ustadz disalah satu pondok pesantren di Desa Sumberejosari,Karangrayung,Grobogan,Jawa Tengah,yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak anak mereka.

Menurut para orang tua korban, peristiwa tersebut diketahui saat anak mereka menceritakan kejadian tersebut Rabu (06/11). Bahwa anak-anak mereka sering mendapatkan perlakukan tidak senonoh dari oknum ustadz S tersebut.

“ Anak saya cerita, kalau oknum S sering masuk ke dalam kamar, modus hendak membetulkan saluran air yang macet. Tapi malah menggerayangi bagian intim tubuh anak saya,” ucap Suhadi,orang tua korban

Tak hanya itu saja, bahkan oknum ustadz S seringkali melakukan perbuatan tak senonoh tersebut saat para santri tertidur. Oknum ustadz S juga mengancam korban jika berteriak minta tolong dan melaporkan perbuatannya kepada pemilik pondok.

”Sering oknum S berbuat tak senonoh itu, seminggu sekali tiap bulan. Anak saya diancam jika berteriak minta tolong dan jika melaporkannya. Anak saya trauma dan sekarang tidak mau sekolah dan tidak mau tinggal dipondok lagi karena takut,” ungkap Pajiyem, orang tua korban

Sementara itu,Kapolsek Karangrayung, AKP Lamsir, membenarkan bahwa pada Kamis siang,  terdapat laporan dari para orang tua santri yang melaporkan oknum ustadz S yang diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap para anak-anak mereka.

“ Ya benar ada laporan, dari orang tua santri terkait dugaan pelecehan seksual oknum ustadz S terhadap anak mereka yang masih dibawah umur,” ucap Kapolsek

“Ada sembilan orang tua santri yang melaporkan oknum ustadz S. Kita langsung tindaklanjuti dan melakukan pemeriksaan terhadap dewan guru dan orang tua korban. Rencananya   kita juga akan memanggil para korban dan pelaku oknum S, “ jelas Kapolsek di Mapolsek.

Hingga kini kasus ini masih dalam penanganan Satreskrim Polsek Karangrayung.(*)

Laporan   : Nurulyadi
Editor       : indra H piliang
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: