KANDISRIAUSIAK

Pria Paruh Baya Di Kandis Ini Nekat Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

KARIMUNTODAY.COM, SIAK– Entah setan apa yang merasuki Robin Sihombing pria paruh baya berusia 34 tahun kelahiran Lai Hole 16 Maret 1985 ini, dia temukan warga sudah terbujur dalam keadaan tergantung dikarenakan mengakhiri hidupnya sendiri dengan cara gantung diri didalam rumah, tepatnya di wilayah RT.002 RK.001 Kampung Libo Jaya, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau, Sabtu (02/11/2019) sekira pukul 18:45 WIB petang kemarin.

Namun demikian menurut keterangan dari Kapolsek Kandis Kompol Indra Rusdi SH, Robin Sihombing yang diketahui tidak memiliki pekerjaan itu saat diketahui warga tengah tergantung, warga sekitar sempat berupaya menyelamatkan nyawa pria itu dengan cara memompa bagian dadanya, sebab saat ditemukan tubuh korban masih dalam keadaan hangat, namun malang tak dapat di tolak hingga akhirnya nyawa pria itu tidak dapat diselamatkan lagi, atas kejadian itu masyarakat sekitar mereka pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian setempat sekira pukul 19:00 WIB petang kemarin.

Dijelaskan Kompol Indra Rusdi SH pihaknya pertama kali mendapat informasi adanya seorang warga bunuh diri berawal dari Bhabinkamtibmas Libo Jaya Brigadir S.H Pakpahan yang mana saat itu sekira pukul 18:50 WIB dia mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa telah ditemukan seorang warga diduga gantung diri didalam rumah.

“Kemudian Bhabinkamtibmas Libo Jaya meneruskan Informasi dari masyarakat ke Piket SPK dan piket Fungsi, kemudian Piket SPK dan Piket Fungsi langsung menuju ke TKP untuk melakukan olah TKP, pada saat piket SPK dan piket Fungsi sampai di TKP ditemukan bahwa mayat yang dilaporkan diduga gantung diri telah diturunkan oleh masyarakat, dan pada saat di temukan oleh masyarakat mayat laki-laki tersebut masih dalam keadaan hangat suhu tubuhnya,” terang kompol Indra kepada wartawan, Ahad (03/11/2019) pagi.

Kompol Indra melanjutkan, “dan pada saat di lakukan pertolongan oleh masyarakat dengan cara memompa dada mayat laki-laki tersebut sudah tidak bisa diselamatkan, kemudian pada saat dilakukan olah TKP ditemukan mayat sudah dalam keadaan tergeletak dilantai dan ditemukan ada bercak kuning dibaju yang digunakan korban tersebut dan pada saat di lakukan intervie di TKP bahwa bercak kuning dibaju korban adalah muntahan dari korban sendiri,” paparnya lagi.

kemudian lanjut dia, Piket SPK, Piket Fungsi dan Bhabinkamtibmas mereka pun langsung mencari saksi-saksi dan membawa korban ke Puskesmas Kecamatan Kandis untuk dilakukan Visum. Dan kata dia pada saat dilakukan Cek TKP bahwa keluarga korban menolak untuk di lakukan Autopsi. Kemudian pihaknya pun menyarankan kepada pihak keluarga korban untuk di lakukan Visum dan membuat surat pernyataan penolakan penyelidikan dan penyidikan lanjut.

“Hasil pemeriksaan Luar dokter saat visum lingkar leher 42cm, luka jejak jerat sarung 2cm, lidah tidak menjulur, kaki berwarna kuning dikarenakan terkena muntah, suhu badan dingin.” Pungkasnya.(*)

Laporan   : Idris Harahap
Editor       : Indra H piliang
Loading...
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: