INDRAGIRI HILIRKATEMANRIAUTEMBILAHAN

Abdul Kadir Warga Kateman Butuh Uluran Tangan Pemkab Inhil dan Pemrov Riau

 KARIMUNTODAY.COM, KATEMAN – Dari tahun ke tahun rakyat Indonesia belum merasakan kesejahteraan hidup. Semua di karenakan kurangnya perhatian pemerintah terhadap masyarakat di kalangan bawah. Akibat minimnya perhatian pemerintah mengakibatkan banyak kehidupanya dibawah garis Kemiskinan salah satunya kakak beradik warga di kelurahan Bandar Sri Gemilang tepatnya dijalan Pendidikan,Gang Betak RT 03 /RW 02,Kecamatan kateman, Kabupaten Inhil,Provinsi Riau.

 Sebenarnya ada banyak pola yang harus pemerintah lakukan untuk rakyat Contohnya bisa di lihat dari kemiskinan, pengangguran, pendidikan, social, budaya, , dan lain-lain. Sebagai masyarakat kita sudah memberikan kepercayaan dan amanah untuk pemerintah. Hanya saja perhatian pemerintah terhadap rakyatnya belum maksimal dan terkesan diabaikan.

Berbicara masalah kemiskinan nampaknya masih belum juga usai dan tak berujung di daerah yang dikenal dengan Kabupaten Indragiri Hilir Hamparan Kelapa Dunia ini Kondisi ini pun diperparah dengan masih kurangnya Pemerintah daerah mendata secara maksimal terhadap masyarakat yang benar-benar miskin atau kurang mampu.

Akibatnya kondisi kemiskinan lama-kelamaan semakin parah dan mungkin juga bisa bertambah. Sebab akar permasalahan serta solusi yang di canangkan pemerintah belum sepenuhnya menyentuh kepada masyarakat yang miskin atau kurang mampu.

Hal itu dilihat masih ditemukannya masyarakat miskin atau kurang mampu tepatnya di Jalan pendidikan RT 03/RW 02 kelurahan bandar sri Gemilang Kecamatan Kateman yang bernama,Abdul kadir (60) tahun dan adik perempuanya bernama Raja Asia (37) tahun,tinggal disebuah gubuk berdinding papan yang sudah usang,dan beratapkan daun,hidup seadanya dapat pagi habis petang.

Pak Abdul Kadir (60) tahun ini bercerita kepada Reporter Karimuntoday.com selasa (03/12/2019).  tentang kondisinya yang sakit-sakitan dan tidak bisa lagi bekerja seperti biasa dan saat ini adik perempuan saya bekerja disalah perusahaan di sungai guntung di PT.Pulau Sambu mencongkel kelapa dengan penghasilan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,terkadang saya kasihan juga melihat adik perempuan saya ini tiap hari bekerja banting tulang untuk memenuhi kebutuhan hidup kami berdua.

Dilanjutkanya lagi, Sampai saat ini Dia belum pernah mendapatkan perhatian maupun bantuan dari pemerintah daerah maupun provinsi.dia berharap supaya pemerintah daerah kabupaten Indragiri hilir melalui Dinas Sosial dan Baznas Kabupaten Inhil untuk memproritaskan agar dirinya mendapatkan Rumah Layak Huni, pasalnya rumah yang ditempatinya bersama adik perempuanya sangat memprihatinkan.

“ Semoga dengan kedatangan wartawan kerumahnya, pemerintah daerah maupun provinsi dapat melihat kondisinya saat ini, dan terketuk hatinya untuk membantu memberikan kehidupan serta rumah layak,” Harapnya.

Secara terpisah, Bupati Inhil, HM.Wardan sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya, terkait masih ditemukan warganya yang memiliki rumah reot dengan kehidupan sangat memprihantinkan mengharapkan bantuan, belum dapat dimintai tanggapanya. (*)

 Laporan  :  Ridho magribi
Editor       :   Indra H piliang

 

Loading...
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: