MINASRIAUSIAK

Duh Jalan Nasional di Minas Baru di Aspal Sudah Bergelombang dan Berlubang, Ini Kata Humas Pelaksananya

KARIMUNTODAY.COM, SIAK – Baru seumur jagung, pengaspalan Jalan Lintas Nasional di wilayah Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, terlihat mulai mengalami kerusakan. Di beberapa titik terlihat retakan, bergelombang dan berlubang. Hal ini dikeluhkan warga yang tinggal disekitaran maupun melintas di Jalan tersebut.

“Jalan ini baru beres bulan Desember 2019 kemarin, saya ingat pas menjelang tahun baru itu baru selesai di aspal. Tapi kok ya jalan ini hasilnya begini ya,” ucap Ucok (30) salah seorang warga Kampung Minas Barat, kepada Awak media ini, Rabu (08/01/2020) kemarin.

Dikatakan dia, sejauh ini dengan adanya perbaikan jalan itu, arus lalu lintas semakin padat dan ramai. Apalagi kendaraan bisa melaju lebih kencang. Berbeda saat jalan tersebut masih banyak lubang. Kendaraan berjalan lambat untuk menghindari jalan berlubang.

Namun, kegembiraan masyarakat rupanya hanya sesaat. Apalagi setelah di beberapa titik permukaan jalan mulai mengelupas dan bergelombang. “Sebelum di perbaiki, dulu memang banyak lubang. Sudah ditambal kok berlubang dan bergelombang lagi, kalau dibiarkan terus seperti ini bisa memicu laka lantas ini, apalagi kita tau Jalan di wilayah Kecamatan Minas Ini sangat rawan terjadi laka lantas,” keluhannya.

Pantauan Awak media ini, Jalan Nasional tersebut di beberapa titik terpantau memang ada yang berlubang dan bergelombang. Terutama di turunan maupun pendakian kilometer 33 Minas Barat, kontruksi jalan terlihat memang bergelombang.

Terkait hal ini wartawan pun mencoba melakukan konfirmasi kepada Fachrizal Bakhri atau yang akrab di sapa dengan Bakri humas perusahaan PT KARYA BISA selaku pelaksana yang mengerjakan proyek pemerintah pusat itu, kepada wartawan dia pun mengatakan.

“Kalau masalah jalan bergelombang itu, kita kan kemarin itu pas pengerjaannya macet total itu, pada saat itu jalan Kota Garo juga padat, disebabkan jembatannya rusak, jadi arus lalu lintas di sini semua, hingga akhirnya volume kendaraan menumpuk di sini, Kami belum selesai kerja finish passing nya dan alat pun belum selesai bekerja mobil sudah melewati jalan yang sedang dikerjakan, kalau saat itu seandainya kami tahan maka akan terjadi macet panjang, disitulah letak permasalahannya itu.” Kata Bakhri menjawab wartawan, Rabu (08/01/202) kemarin.

Oleh sebab itu lanjut dia, mutu jalan aspal itu jelek, “bisa kita lihat sendiri mobil yang melalui jalan ini semua rata-rata bermuatan berat di luar kapasitas, sementara aspal yang dikerjakan belum senyawa, oleh sebab itu kualitasnya jadi tidak bagus, padahal kita sudah mengerjakannya semaksimal mungkin,” terang dia.

Disinggung kedepan apakah masih akan ada perbaikan atau akan dibiarkan seperti itu saja, dia pun mengatakan, “masalah jalan bergelombang ini kalau kedepannya kita belum tahu dari Dinasnya seperti apa, entah ada perbaikan entah gimana kita belum tahu, cuma sepanjang itu memang menimbulkan kerawanan pasti akan diperbaiki, hanya saja dalam hal ini itu kan bukan keputusan kami dari pihak Perusahaan, tentunya semua itu melalui keputusan pimpinan Dinas terkait, mungkin bisa malu herring maupun rapat dulu kemungkinan seperti itu,” pungkasnya.(*)

Laporan : Idris Harahap
Editor    : Indra H Piliang
Loading...
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: