JAWA TENGAH

Ratusan Hektar Tanaman Padi Tiga Desa di Grobogan Terendam Banjir

KARIMUNTODAY.COM, GROBOGAN -Ratusan hektar tanaman padi petani tiga desa di Kecmaatan Gubug,Grobogan,Jawa Tengah,terendam banjir. Banjir diakibatkan karena hujan deras yang terjadi selama empat hari secara berturut turut. Selain tu banjir juga dipicu  karena kondisi saluran irigasi yang dangkal dan tersumbat sehingga arus tidak lancar.

Hujan deras yang terjadi empat hari berturut turut hingga Senin malam (07/01) membuat sekitar 200 hektar tanaman padi petani di tiga desa, yakni desa Tambakan,Baturagung,dan Ringinkidul, kecamatan Gubug, Grobogan, Jawa Tengah, tergenang banjir setinggi enam puluh sentimeter. Akibatnya tanaman padi petani yang baru berumur dua minggu tersebut terendam banjir. Hampir seluruh lahan sawah petani yang ditanami padi terendam banjir dan terlihat seperti lautan. jika banjir tak kunjung juga surut maka, tanaman padi milik petani akan membusuk dan petani akan merugi.

“Banjir karena hujan deras selama empat hari, ini merendam tanaman padi umur dua minggu, ada 200 hektar lebih yang terendam kalau tiga desa,” ucap Nur Hadi, petani desa Tambakan

“Kalau usia dua minggu sudah mulai memupuk, ini sudah empat hari terendam ya bisa membusuk kalau hujan lagi, bisa membusuk padinya,” keluhnya

Selain itu, banjir juga disebabkan karena kondisi saluran irigasi yang dangkal dan mengalami penyumbatan karena kondisi saluran yang lama belum pernah dinormalisasi sehingga arus banjir tidak bisa lancar. Untuk mengatasi banjir tersebut, pihak desa berupaya mendatangkan alat berat untuk normalisasi saluran agar banjir segera surut.

“Banjir ini sudah kita laporkan, kita langsung datangkan alat berat, untuk normalisasi saluran yang dangkal dan mengalami penyumbatan, agar iar bisa lancar,” ucap Shodig Kades Ringinkidul

“Memang selama ini saluran irigasi belum ada normalisasi, kami mohon ada upaya dari dinas untuk normalisasi dan memberikan bantuan benih untuk petani yang tanamannya terendam banjir,” pintanya

Selain merendam tanaman padi, banjir juga merendam tanaman cabai,sayuran, dan bawang merah milik petani. Akibat kejadian ini petani merugi hingga ratusan juta rupiah.

Laporan : Nurulyadi
Editor     : Lukman Hakim
Loading...
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: