INFOKUANSINGPEKANBARURIAU

Ingin Meraih Impianya, Alpi Putra Kuansing Sekolah di SMA Negeri Olahraga Pekanbaru

KARIMUNTODAY.COM, PEKANBARU – Salah seorang Putra Kelahiran Desa Koto Rajo, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau, patut diberikan apresiasi pasalnya semenjak usia 5 tahun sudah gemar berolahraga salah satunya yang paling disukainya yakni cabang olah raga sepak bola, sehingga ketika tamat sekolah menengah pertama dia lansung melamar masuk ke sekolah SMA Negeri Olah Raga di Pekanbaru tepatnya di Jalan. Yos Sudarso, Rumbai Pesisir, Lembah Damai, Kecamatan Rumbai Pesisir, Riau.

Alpi saat diwawancara Reporter Karimuntoday.com di Asmara Alet dijalan Yos Sudarso Pekanbaru Riau,Jumat Sore 14 Februari 2020, yang kini menduduki bangku kelas II Sekolah SMA Olahraga Pekanbaru/Provinsi riau menceritakan kepada Reporter Karimuntoday.com,dari usia(5) tahun sudah bercita-cita menjadi pemain sepakbola Profesional.

“ Dari semasa kecil saya sudah gemar bermain sepak bola bahkan bercita – cita ingin menjadi pemain sepak bola yang terkenal, oleh sebab itu saya bersekolah di sini ” ucap Alpi.

Lanjutnya Alpi,Setiap Hari  dirinya bersama siswa lainya Latihan Sepak bola di Stadion Kaharuddin Nasution/Rumbai Pekanbaru Riau dan kami benar-benar ditempah untuk menjadi pemain sepakbola yang berkualitas serta di latih oleh pelatih yang professional, sehingga dia berharap setelah lulus nantinya, bisa menjadi atlit handal hingga bisa menjadi kebanggan kedua orang tuanya serta dapat mengharumkan nama kampuang halamanya.

 Ketika ditanya,apa-apa saja suka dukanya Tinggal di Asrama Alet sebab jauh dari kedua orang tua,” Alpi menjawab dengan lugas,” kalau suka duka tentu sudah ada,apalagi saya tinggal di Asrama Alet,kerinduan kepada kedua orang tua,karena dulu selalu bersama ibu dan ayah saat waktu dikampung halaman,”jelas Alpi.

Namun, Demi meraih impian serta cita-cita menjadi Pemain Sepakbola Profesional,kerinduan tersebut bisa ditepisnya, sebab untuk mengejar sebuah mimpi tentu butuh pengorbanan serta selalu optimis dan disiplin, jeli ketika pelatih memberikan arahan sehingga teknik-teknik yang diberikan oleh pelatih aka dipahami dengan cepat, artinya, kerinduan kepada kedua orang tua akan terobati dengan latihan yang serius,” Tutupnya mengakhiri wawancara (*)

Laporan  : Ridho Magribi
Editor      : Lukman Hakim

Loading...
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: