KEPRITANJUNG PINANG

LSM RCW  Pertanyakan Tersangka Kasus Korupsi Belum Ditahan Kejati Kepri

KARIMUNTODAY.COM, TANJUNGPINANG –  Beberapa Tahun silam Kejaksaan Tinggi Negeri Provinsi Kepri telah menetapkan 5 orang tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi Tunjngan Perumahan Dewan Kabupaten Natuna merugikan keuangan daerah sebesar Rp. 7.7 miliar bersumber dari APBD Tahun 2011-2015, adapun penetepan tersangka oleh kejati kepri pada tanggal, 31 September 2017 silam, anehnya sampai saat ini belum juga dilakukan penahanan tentunya patut dipertanyakan.

Hal tersebut dikatakan, Muklansyah Ketua LSM RCW Kepri kepada karimuntoday.com, Jum,at (14.2/2020), Ya Dia sebagai Ketua LSM RCW Kepri mempertanyakan juga keseriusan kejati kepri dalam penegakan pemberantasan tindak pidana korupsi, pasalnya dia melihat keseriusan dalam penegakan hukum kepada pelaku tipikor masih lemah, artinya butuh penyegaran di tubuh kejati kepri.

“ Kejati Kepri terkesan masih tebang pilih dalam menuntaskan kasus dugaan korupsi yang tengah di usutnya, salah satu contoh kasus dugaan korupsi Tunjngan Perumahan Dewan Kabupaten Natuna sekian tahun 5 orang ditetapkan tersangka sampai detik ini belum juga ditahan, bahkan Berkas perkaranya belum dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Mirisnya kelimanya masih menghirup udara bebas,” Ucap Mulkan

Ditambahkanya lagi,  Hal senada juga terjadi pada kasus dugaan korupsi penyalahgunaan wewenang dalam pemberian izin tambang bauksit, IUPK-OP, dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni, AM dan AT, kembali kejati kepri belum juga melakukan penahanan, ada apa ini?

Dan terakhir Kasus Dugaan Korupsi Proyek pengadaan Alat Laboratorium Sekolah SMA pada tahun 2018 di Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, kembali dua tersangka yang telah ditetapkan tidak kunjung ditahan juga, akibatya DF selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta A kontraktor pelaksana kegiatan masih melenggang dengan nyamanya,” Sesal Mulkan

Secara terpisah, Kejati Kepri, Sudarwidadi sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya terkait belum ditahanya 9 tersangka dalam perkara dugaan korupsi serta berkas perkaranya belum dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Tanjungpinang untuk disidangkan, belum dapat dimintai tanggapanya.

Begitu Juga dengan Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya, terkait lamban serta lemahnya penegakan hukum ke 9 tersangka dugaan korupsi  bahkan belum ditahan oleh kejati kepri, belum dapat dimintai tanggapanya. (*/red)

Editor   : Lukman Hakim

Loading...
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: