ANAMBASBATAMBINTANKARIMUNKEPRILINGGANATUNATANJUNG PINANG

Semakin Seru, Pilgub Kepri Ada Wacana Isdianto-Marlin vs Soerya-Apri Sujadi

KARIMUN TODAY.COM, BATAM – Jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepri 2020, tensi politik terasa mulai memanas. Pasalnya sejumlah kandidat pasangan mulai diwacanakan bakal bertarung di hajat demokrasi 5 tahunan tersebut.

Nampaknya perhelatan Pilgub Kepri bakal seru, jika sebelumnya santer dikabarkan Plt. Gubernur Kepri Isdianto bakal didampingi istri Walikota Batam Marlin Agustina Rudi. Di sisi lain, akhir-akhir ini santer kabar bahwa Soerya Respationo bakal menggandeng Bupati Bintan Apri Sujadi.

Jika memang wacana pilgub nanti menjadi head to head Isdoanto-Marlin vs Soerya Respationo-Apri Sujadi, maka arah Pilgub Kepri 2020 bisa disebut pertarungan lama terulang kembali.

Sebelumnya, jika Soerya sempat dikabarkan bakal berdampingan dengan Isdianto di Pilgub, namun koalisi keduanya kandas di tengah jalan dan memilih bertarung secara sehat. Tidak tanggung-tanggung, Soerya pun dibeberapa kabar media menyebut bahwa siap berhadapan dengan Isdianto, bahkan menyuruhnya untuk mencari kendaraan partai lain.

Demikian disampaikan pemerhati Pilkada Kepri Irfan Dinata, saat diwawancarai awak media di Kawasan Komplek Legenda Malaka, Kota Batam, Sabtu (08/02). Jika melihat dua kekuatan kandidat tersebut, sudah dipastikan bahwa dukungan PDIP dan Demokrat ke Soerya-Apri, sedangkan Isdianto-Marlin didukung partai Nasdem dan mungkin partai lainnya.

“Nadem, Hanura dan PPP kemungkinan bakal berkoalsi untuk Isdianto-Marlin, dan Soerya-Apri jelas PDIP, Demokrat dan PKB yang sudah menyakatan terlebih dulu,” kata Irfan.

Jika seperti itu, lanjut Irfan, tinggal Golkar, Gerindra, PKS dan PAN, tentu tidak lama lagi akan menentukan arah koalisinya. “Jika tidak ada poros tengah, maka pertarungan dua pasangan tersebut selain pertarungan figur lama juga akan menjadi adu gengsi kiprah partai politik di Kepri,” tegasnya.

Jika melihat Pilgub 2015 lalu, Irfan menambahkan, adalah pertarungan alm. Mohammad Sani vs Soerya Respationo. Dan hasilnya Muhammad Sani yang menang. “Saat ini 2020, hampir sama karena Isdianto adalah adik kandung alm. Muhammad Sani dan lawannya adalah Soerya Respationo,” ungkapnya.

Bicara komposisi kekuatan basis area, sambung Irfan, tentu Isdianto akan dikuatkan dengan posisinya yang saat ini menjabat sebagai Plt. Gubernur. Apalagi melihat Marlin yang merupakan isrti Walikota Batam. “Tentu Rudi pun tak akan tinggal diam,” tegas Irfan.

Sama seperti Apri Sujadi yang punya basis kuat di Bintan karena Apri adalah seorang Bupati, kecuali jika nanti Golkar merapat ke Isdianto-Marlin, Bintan akan pecah karena ada Ansar Ahmad yang merupakan mantan Bupati Bintan.

Irfan menambahkan, Isdianto juga nampaknya bakal dikuatkan dengan basis kakak kandungnya dulu, dimana alm. Muhammad Sani sangat mengakar basisnya sampai saat ini, “Memang kalkulasi politik juga harus memperhitungkan kekuatan kandidat di basis area masing-masing,” pungkasnya. (*)

Laporan  : Taufik
Editor      : Lukman Hakim
Loading...
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: