KEPRIKUNDUR

Sebanyak 183 KK Masyarakat Desa Gemuruh Kecamatan Kundur Barat Menerima BLT Tahap 2

KARIMUNTODAY.COM, KUNDUR BARAT – Sebanyak 183 Kepala Keluarga (KK) masyarakat Desa Gemuruh Kecamatan Kundur Barat Kabupaten Karimun Propinsi Kepri yang terdampak perekonomiannya oleh wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) telah menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap 2 pada Rabu 27 Mei 2020.

Penyaluran Bantuan tesebut juga sudah dilakukan sesuai dengan standar maksimal persentase dana desa yang dialokasikan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat desa sesuai ketetapan Pemerintah Pusat dan Kementerian Desa.

Mengacu pada aturan Pemerintah Pusat dari total dana desa yang dialihkan menjadi Bantuan Langsung Tunai mencapai sebesar Rp.24,47 triliun setara dengan 30% dari total anggaran dana desa yang telah dialokasikan pemerintah dalam APBN 2020 sebesar Rp.72 triliun, yang mana ada sebanyak 12,48 juta Keluarga miskin sebagai penerima manfaat di seluruh tanah air.

Salah Seorang Warga Desa Gemuruh Menerima Bantuan Langsung Tunai.

Untung Sutrisno Kepala Desa Gemuruh yang dihubungi melalui selulernya oleh karimuntoday.com Kamis 28 Mei 2020 menerangkan. Pembagian atau penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat oleh pemerintahan Desa Gemuruh, sudah melalui berbagai mekanisme pendataan yang cukup baik, mengingat ada beberapa aturan dan kriteria yang berhak menerima Bantuan Langsung Tunai atau BLT tersebut.

Dikatakan Untung Sutrisno (Kepala Desa red) sejumlah syarat untuk bisa menerima Bantuan Langsung Tunai bagi masyarakat di pedesaan, harus sudah terdata dengan baik oleh RT dan RW tempat tinggal masing-masing. Selain itu masyarakat yang sudah di data oleh RT maupun RW tersebut mereka adalah masyarakat yang kehilangan sumber pencarian atau kehilangan pekerjaannya akibat pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Disisi lain masyarakat sebagai penerima BLT dari dana desa merupakan mereka yang tidak menerima Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Paket Sembako, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hingga Kartu Pra kerja, dengan kata lain tidak terdaftar sebagai penerima bansos dari pemerintah pusat,” paparnya.

Dengan demikian jumlah penerima Bantuan Langsung Tunai yang telah di data oleh RT dan RW di Desa Gemuruh sebanyak 183 Kepala Keluarga (KK) yang telah kita bagikan sebanyak 2 kali atau 2 tahap, dengan nilai sebesar Rp.600.000 per KK per tahap, dengan cara door to door atau dari pintu ke pintu oleh RT dan juga RW masing-masing.

Yudiman Kepala Dusun membagikan Bantuan Langsung Tunai Dengan Masyarakat Terdampak Corona.

Berbagai sistem dan cara tersebut kita lakukan agar tidak menjadi persepsi yang kurang bagus dari masyarakat, oleh sebab itu saya selaku Kepala Desa meminta kepada RT dan RW jauh sebelum penyaluran BLT, untuk mendata masyarakat dengan teliti agar BLT tersebut tidak menjadi salah sasaran.

Sehingga masyarakat sebagai penerima sudah sudah betul-betu melalui mekanisme pendataan yang dilakukan oleh RT dan RW masing-masing penerima, sehingga dapat menjadi acuan pemerintahan desa untuk memastikan Dana BLT tersebut menjadi tepat sasaran,” ucap Untung Sutrisno.

” Untuk total Bantuan Langsung Tunai yang kita bagi kepada 183 Kepala Keluarga (KK) per tahap senilai Rp.109.800.000 X 3 = Rp.329.400.000 dengan tahap 3 nantinya, nilai tersebut sudah berkisar menjadi sekitar 30% sesuai acuan dari pemerintah pusat atau kementerian desa,tutur Untung Sutrisno mengakhiri pada karimuntoday.com Kamis 28 Mei 2020. (*)

Laporan   : Majid
Editor       : Lukman Hakim
Loading...
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: