INDRAGIRI HILIR

Aktivis Minta Wakil Rakyat Turun Tangan Urus Pasar Sungai Guntung Yang Terbengkalai

 

KARIMUNTODAY.COM, GUNTUNG – Aktivis alumni MA-TI ISLAMIAH Kateman Said Anel Osman sangat menyayangkan kondisi pasar yang dibangun oleh Pemkab Inhil beberapa tahun silam terbengkalai tak terurus.

“Iya, setahu saya pasar itu sudah berdiri beberapa tahun lalu, entah apa sebabnya tapi sampai saat ini belum juga difungsikan,” ucapnya.

Menurutnya, kondisi bangunan itu sudah semakin lusuh dan kumuh akibat tak ada yang mengurus. Diperparah lagi kalau malam hari tidak ada penerangan dan hanya beberapa warga yang tinggal sehingga dimanfaatkan oleh kelompok remaja untuk dijadikan tempat nongkrong pacaran ataupun tempat maksiat.

“Hampir setiap malam pasar itu malah dijadikan tempat tongkrongan anak-anak, lihat aja sendiri, banyak tumpukan bekas komik dan lain-lain. Setiap sudut penuh dengan bekas komik,” terangnya.

Fungsikan Pasar Rakyat Sungai Guntung, Aktifis Minta Wakil Rakyat Turun Tangan Untuk itu ia berharap kepada pihak terkait segera melakukan pembenahan dan penjagaan terhadap komplek pasar itu, dan jangan sampai ada pemubaziran dana yang merugikan masyarakat.

Said Anel Osman, meminta kepada Bupati Inhil dan instansi agar bisa memprogramkan pembenahan pasar tersebut. Anggota DPRD Inhil yang selama ini terkesan ‘tidur’ semestinya segera turun untuk membenahi daerahnya.

Kondisi Pasar rakyat berbasis modern yang terletak di di Jalan Tanjung Rambie semakin memprihatinkan. Kesan kumuh tak terurus membuat keberadaan pasar itu semakin dipertanyakan masyarakat.

Pasar dengan desain bangunan megah dan menelan anggaran puluhan miliar itu telah dibangun pada tahun 2006-2009 lalu, namun sampai saat ini belum dioperasikan sebagaimana fungsinya oleh Pemkab Inhil.

Terkesan oknum pejabat masa itu hanya kejar ‘fee’ proyek sehingga pasca siap, bangunan pun tak berguna apa-apa. Diduga proyek dikerjakan tanpa analisis matang oleh Pemkab Inhil kala itu.

Hal ini membuat masyarakat bertanya-tanya terkait perencanaan pembangunan pasar tersebut. Pasalnya, saat ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan karena hampir seluruh cat dari sisi bangunan gedung pasar itu sudah tampak lusuh akibat tangan jahil tak bertanggung jawab.(*)

Laporan   : Ridho

Editor      : Helmi H Piliang

 


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close