KARIMUNKEPRINUSANTARA
Trending

Aneh! Tanpa Surat Izin Berlayar KLM Kajuara Bahari Permai Lolos Berlayar Hingga ke Perairan Moro

KARIMUNTODAY.COM,KARIMUN – Kapal Layar Motor Kajuara Bahari Permai yang mengangkut mineral tambang berbentuk pasir dimuat di Pelabuhan Parit Rampak,(Roro), Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri ditangkap oleh Kanwil DJBC Khusus Kepri,Kapal Patroli BC 30005 di peraiaran Kecamatan Moro, sampai saat ini masih menjadi pertanyaan besar oleh Lembaga Swadaya Masyarakat RCW Kepri, pasalnya, Pelabuhan Parit Rampak tersebut adalah pelabuhan resmi, disitu dijaga oleh pihak otoritas pelabuhan, bahkan untuk memasuki pelabuhan tersebut harus melewati portal, pertanyaanya kenapa KLM Kajuara Bahari Permai bisa berlayar tanpa dilengkapi dokumen  berupa surat izin berlayar dan dokumen pengangkutan lainya, dari tanjungbalai karimun, tujuan, bangka belitung, tentu timbul pertanyaan apakah muatan mineral tambang berbentuk pasir diangkut oleh kapal tersebut illegal,dan apakah pelabuhan resmi tersebut diperbolehkan untuk aktivitas bongkar muat barang “illegal” seperti pelabuhan tikus yang dikenal selama ini, untuk para penyeludup.

Hal tersebut dikatakan, Mulkansyah Ketua LSM RCW Kepri kepada karimuntoday.com Jum’at (17/8/2018),Ya’Dia sebelumnya memberikan apresiasi kepada pihak Kanwil DJBC Khusus Kepri, terutama kru kapal patrol BC 30005 telah berhasil menangkap KLM Kajuara Bahari Permai, namun, dia berharap agar pihak kepolisian khususnya Polres Karimun dan Polda Kepri untuk mengusut terkait adanya aktivitas bongkar muat barang-barang diduga “illegal” di Pelabuhan Parit Rampak,(Roro), Karimun, buktinya, muatan KLM Kajuara Bahari Permai dimuat di pelabuhan tersebut tidak memiliki dokumen pengangkutan,artinya, muatan berbentuk mineral tambang berupa pasir di dalam KLM bisa dikatakan,” illegal” terindikasi untuk menghindari pajak ke pabeanan.

“ Dia menduga Muatan di bawa oleh KLM Kajuara Bahari Permai berupa mineral tambang berbentuk pasir adalah,” illegal”,pasalnya kapal tersebut berlayar tidak mengantongi surat izin berlayar dan dokumen pengangkutan lainya dan juga terindikasi untuk menghindari pajak ke pabeanan, aparat kepolisian harus mencari tahu dari mana asal mineral tambang berbentuk pasir tersebut,untuk mengungkap siapa oknum pemiliknya, untuk melakukan penegakan hukum karena terindikasi telah merugikan keuangan Negara dan perekonomian nasional,” Tukasnya

Ditambahkanya lagi, Dia sangat mendukung tindakan Kanwil DJBC Khusus Kepri terutama kepada petugas Kapal Patroli BC 30005 secara lugas dan konkret melakukan tindakan pencegahan dan penegakan hukum di laut dan tentunya sangat berdampak positif bagi perekonomian, khususnya untuk memberantas praktik penyeludupan serta memberantas pengusaha nakal yang doyan menghindari pajak agar memperoleh keuntungan sangat besar, sekali lagi bravo untuk kru BC 30005,” Tutupnya

Secara terpisah, Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait adanya aktivitas bongkar muat di pelabuhan parit rampak yang disenyalir memberikan ruang kepada Aktivitas bongkar muat illegal, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya. (*)

Laporan    : Lukman Hakim

Editor        : Indra H. Piliang


Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close