JAWA TENGAH

Antisipasi Terjadinya Kebakaran,BPN Grobogan Adakan Simulasi Atasi  Bahaya Kebakaran

 

 

KARIMUNTODAY.COM,GROBOGAN – Dalam mencegah terjadinya musibah kebakaran yang akhir-akhir ini sering terjadi,puluhan pegawai Badan Pertanahan Nasional Grobogan,Kamis siang(01/11)mengikuti simulasi mengatasi terjadinya kebakaran. Simulasi ini bertujuan agar para pegawai BPN mempunyai skill dalam mengatasi bahaya kebakaran mengingat adanya dokumen dokumen penting yang ada di kantor BPN.

Dengan dibantu dari tim pemadam kebakaran grobogan,satu persatu pegawai BPN Grobogan,mencoba memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam api secara tradisional,maupun alat pemadam kebakaran lainnya. Secara bergiliran dan berurutan para peserta memadamkan api yang telah menyala di dalam dua drum yang telah disiapkan petugas dihalaman kantor BPN Grobogan.

Menurut Hartoyo,Kepala Kantor BPN Grobogan mengatakan,kegiatan simulasi penanggulangan bahaya kebakaran ini dilakukan,selain agar para pegawai BPN bisa terampil dalam mengatasi bahaya kebakaran, juga agar bisa memberikan pemahaman kepada para pegawai tentang bahaya dan cara mengatasi kebakaran. “ Kegiatan ini bertujuan agar para pegawai mempunyai skill dalam mengatasi dan bahaya kebakara,sebab Kantor BPN merupakan kantor tempat menyimpan aset negara dan dokumen dokumen penting yang patut untuk diselamatkan,” ucap Hartoyo selepas mengikuti simulasi.

Dalam simulasi cara mengatasi kebakaran tersebut,selain memberikan teori,petugas dari tim kebakaran Grobogan, juga mempraktikkan bagaimana cara mengatasi kebakaran dengan menggunakan alat pemadam api tradisional dan alat modern lainnya.” Kita memberikan teori tadi,kemudian ini mempraktekkan bagaimana cara mengatasi kebakaran dengan menggunakan alat pemadam kebakaran tradisional dan modern,alhamdulilah pata peserta antusias,” ucap Agus,salah satu Petugas Pemadam Kebakaran Grobogan

Para peserta pun nampak antusias mengikuti simulasi tersebut hingga selesai,meskipun nampak kesulitan karena baru pertama kali mengikuti simulasi.” Ya agak sulit,karena baru pertama kali ikut simulasi,tapi bisa mas,” ucap Slamet salah satu peserta simulasi.

Dengan kegiatan simulasi ini diharapkan para pegawai bisa mempunyai skill dalam mencegah maupun mengatasi terjadinya musibah kebakaran. Diharapkan juga ada dinas-dinas lain yang mengikuti kegiatan simulasi tentang menanggulangi kebakaran sebelum musibah terjadi.(*)

Laporan   : Nurulyadi

Editor       : Indra H Piliang


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close