KANDISRIAUSIAK

Berbekal Persiapan Selama Seminggu, Kecamatan Kandis Raih Juara Umum Porsadin Tingkat Kabupaten Siak

KARIMUNTODAY.COM. KANDIS, SIAK – Dengan berakhirnya Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah atau Porsadin tingkat Kabupaten Siak dimana Kecamatan Kandis muncul sebagai Juara Umum ternyata tak lantas membuat Ustadz Ali Guntur Harahap Spdi selaku Ketua FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah) Kecamatan Kandis berbesar hati. Kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat karena mengarahkan santri pada kegiatan positif serta membentuk jiwa dan raga yang sehat melalui cabang olahraga dan seni yang di perlombakan itu menurut Ustadz Ali masih perlu ditingkatkan dalam prestasi kedepannya.

“Alhamdulillah, dengan bekal persiapan selama seminggu kita berhasil meraih juara umum. Namun saya sangat mengharapkan agar kita tidak langsung berpuas diri dikarenakan masih ada beberapa hal yang harus dibenahi dan diperbaiki untuk menghadapi event yang gaungnya lebih besar lagi,” ujar Ustadz Ali.

Event perlombaan Porsadin yang digelar tepatnya pada Ahad, (03/03/2019), di Pentas Siak Bermadah bertujuan awal sebagai ajang ujicoba dan evaluasi untuk meningkatkan mutu dan kualitas Diniyah tersebut diharapkan juga dapat dijadikan ajang pengembangan bakat dan kreatifitas bagi para santri yang juga disebut-sebut sebagai generasi melenial,

” Mari kita bersama-sama mengawasi anak kita agar tidak melakukan hal-hal negatif karena letak tanggungjawab itu bukan hanya terletak di pundak kami selaku Guru tetapi juga para Orang Tua atau Wali. Kami sendiri akan tetap berupaya maxsimal untuk tetap membimbing terlebih untuk menghadapi perhelatan senada tingkat Provinsi Riau yang dicanangkan akan dilaksanakan di Dumai pada Juni mendatang,” tambah Ustad Ali.

Camat Kandis sendiri saat ini turut merasakan kegembiraan atas Prestasi yang diperoleh oleh Santri Kecamatan Kandis, ” Saya sudah menerima laporan dan tentunya saya turut bergembira atas prestasi gemilang yang berhasil diperoleh itu. Pesan saya tingkatkan lagi kwalitas para Santri karena persaingan kedepannya pasti akan lebih ketat. Saya percaya bahwa Santri Kecamatan Kandis mampu berbicara lebih di event yang sama tingkat Provinsi,” ujar Irwan Kurniawan S Sos MM.

Untuk Kabupaten Siak, Porsadin tahun ini merupakan yang ketiga kalinya dihelat dimana selain ajang pengembangan bakat kreatifitas santri Diniyah Takmiliyah, juga sebagai indikator evaluasi relevansi antara pendidikan di Diniyah Takmiliyah dengan UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Besar harapan Masyarakat luas bahwa melalui kegiatan yang digelar dua tahun sekali ini dapat melahirkan generasi penerus yang religius, handal, kompeten serta berkepribadian yang luhur, demi terciptanya manusia yang berguna bagi agama serta negara. (*)

Laporan   : (Fuji Efendi)

Editor       : Indra H Piliang


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close