karimuntoday.com

karimuntoday.com


 

images/063.jpg

Tampak,SR.Nasution SH.MH, Kepala Kejaksaan Negri (Kajari)Tanjungpinang,Kepri.

Tanjungpinang (KT)- Pemeriksaan Kasus dugaan korupsi di tubuh Badan Pengusahaan (BPK) Kawasan Free Trade Zon (FTZ) Bintan-Tanjungpinang, di Kejaksaan Negri Tanjungpinang belum Rampung. Hal itu dikatakan Kepala Kejaksaan Negri (Kajari)Tanjungpinang SR.Nasution SH.MH, melalui telphon Selulernya pada hari Minggu (08/12) 2013, sekitar pukul 12.35 Wib dini hari.

 

Menurut SR Nasution, sudah 15 Orang lebih yang diperiksa, mantan pejabat beserta perangkatnya di Badan Pengusahaan kawasan FTZ Bintan-Tanjungpinang, belum dapat disimpulkan berapa total kerugian Negara Dugaan korupsi di BPK-FTZ tersebut, begitu juga berapa Orang pelaku yang ikut terlibat Dugaan koropsi tersebut.kta Nasution.

 

Untuk saat ini, masih dalam tahap mengumpulkan data (Fulbaket) agar dapat melengkapi barang bukti untuk dilanjutkan kepersidangan dipengadilan nanti. SR.Saidul “mengakui untuk mengumpulkan data sebagai alat barang bukti, tidaklah gampang seperti yang kita bayangkan, karena banyak Orang yang harus diperiksa”. Jelasnya.

 

Lanjut SR. Nasution, “kita tetap komitmen sebagai petugas penegak hukum yang diamanahgkan, bekerja keras semaksimal mungkin, mengungkap data, fakta dan realita dilapangan, sesuai tufoksi tugas kerja kita, kasus dugaan korupsi ditubuh BPK FTZ tersebut, mulai dari Anggaran 2010-2011-2013, sementara waktu penyelidikan baru memakan waktu hampir 1 bulan. Jelasnya.

 

SR Nasution menyangkal, pemberitaan miring disalah satu di media Online, terkait kasus dugaan korupsi BPK FTZ itu dihentikan, “itu tidak benar sama sekasli”, saat ini kasus dugaan korupsi tersebut tetap berlanjut, namun masih dalam penyelidikan,

 

Dihentikan atau tidak suatu kasus perkara, kita harus punya dasar yang kuat, tidak semudah itu menhentikan perkara, kita bekerja sesuai peraturan undang-undang yang berlaku. Terang SR.Nasuton SH.MH. (sdr)        

 

 

 

images/062.jpg

Tampak, Wako Tanjungpinang, Mengunjungi Lokasi Bencana Angin Ribut dan Kebakaran.

Tanjungpinang (kt)-Musibah Bencana Angin Ribut, di Pulau Penyengat pada hari Jum’at Malam (10/12) 2013, menjadi perhatian Pemerintah Kota Tanjungpinang, usai Musawarah Akbar Masyarakat pulau Penyengat, Wakil Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, S. Pd, didampingi  Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah, Camat Kota dan Lurah Penyengat, meninjau lokasi rumah warga yang terkena musibah,

 

Empat buah rumah warga, di RT 2/RW 5, rusak akibat di terjang angin ribut. Setelah meninjau rumah korban di Pulau Penyengat, Wakil Walikota lanjut meninjau Lokasi pasca kebakaran yang menghanguskan 44 ruko, 11 kios pedagang, terjadi pada Rabu malam kemarin, di Pasar Pelantar KUD.

 

Kedatangan Wakil Walikota H. Syahrul, ke lokasi kebakaran tersebut didampingi  Asisten I Bidang Pemerintahan Suyatno, Amp, Asisten II Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Kesra Drs. Ahadi,  Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Agustiawarman, S.Sos, MM, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat serta Lurah dilingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

 

Usai meninjau lokasi kebakaran, Wakil Walikota langsung menemui korban untuk bersilahtuhrahmi dan berdialog dengan pedagang setempat.Wakil Walikota langsung memberikan perhatian ekstra, kepada para pedagang yang terkena musibah kebakaran.

 

Menrut Syahrul, “saya ikut prihatin dengan musibah kebakaran yang terjadi kemarin, karena musibah itu merupakan suatu hal yang tidak dapat kita kendalikan”, para pedagang yang terkena musibah kebakaran, agar tetap tenang dan sabar menghadapi musibah” ujarnya.

 

Lanjut Syahrul, Pemerintah Kota Tanjungpinang akan berusaha membantu para korban, memberikan bantuan, seperti bantuan medis, menyediakan tempat tinggal sementara,  bantuan pengurusan surat-surat penting, bantuan sosial dengan penanganan bencana.” Sebutnya, kepada sejumlah korban kebakaran yang ditemui di lokasi.

 

Dalam kesempatan intu, Wakil Walikota langsung memerintahkan Kepada Camat, Lurah dan RT untuk mendata para korban, kepada seluruh Asisten, Staf Ahli dan SKPD, untuk segera melakukan pertemuan guna mencari solusi, serta langkah yang harus dilakukan segera dalam penanganan para korban kebakaran. (sdr/hms)

 

 

 

images/058.jpg

Tampak, Wakil Walikota H. Syahrul, S. Pd, membuka Musyawarah Akbar dengan Masyarakat Penyengat, Sabtu (07/12) 2013.di Balai Adat Pulau Penyengat.

Tanjungpinang (KT)- Wakil Walikota H. Syahrul, S. Pd, membuka Musyawarah Akbar dengan Masyarakat Penyengat, Sabtu (07/12) 2013.di Balai Adat Pulau Penyengat Kota Tanjungpinang, provinsi Kepulauan Riau.

 

Musyawarah Akbar Masyarakat  Penyengat itu, di gelar Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dihadiri Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau, LAM Kota Tanjungpinang, Camat Tanjungpinang Kota, Lurah Penyengat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Alim Ulama serta masyarakat Pulau Penyengat.

 

Tidak ketinggalan hadir pada Musyawarah itu, tokoh penerbit Surat kabar, Rida K. Liamsi CEO Jawa Pos Group, El Mustian Rahman Budayawan Riau-Pekanbaru, Lisa Anggraini Direktur Batam Pos Enterpreuner Scholl Batam, Hariyono Konsultan Mitra Bank Indonesia, Abdul Malik, M.Pd Dekan FKIP UMRAH, yang menjadi sebagai narasumber pada Musyawarah Akbar Masyarakat Penyengat tersebut.

 

Diawal Wakil Walikota H. Syahrul, S. Pd, menyatakan, Pulau Penyengat yang memiliki banyak peninggalan bersejarah. merupakan asset yang harus dikelola dan dikembangkan lebih optimal lagi sebagai sektor pariwisata di Kota Tanjungpinang.

 

Pulau Penyengat sebagai destinasi unggulan pariwisata di Kota Gurindam , Pulau Penyengat memiliki potensi ekonomi yang seharusnya, dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan taraf kehidupan yang sejahtera.

 

Lanjut Syahrul, Oleh sebab itu, saya mengajak dan menghimbau, kepada masyarakat untuk mampu menggali dan mengelola, satatus fungsi pulau penyengat, sebagai cagar budaya dan destinasi unggulan pariwisata Kota Tanjungpinang.

 

Saya mengaharapkan apa yang disampaikan narasumber, sesuai bidangnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, untuk menggali potensi yang diperlukan, untuk mencapai maksud dan tujuan pelaksanaan musyawarah masyarakat dipulau penyengat tersebut.” Ungkap Syahrul.

 

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,  Drs. Efiar. M Amin menggungkapkan, saat ini Pulau Penyengat telah menjadi destinasi unggulan pariwisata Kota Tanjungpinang pada umumnya Provinsi Kepulauan Riau.

 

Sesungguhnya merupakan peluang emas, bagi masyarakat Tanjungpinang, khususnya di pulau Penyengat. untuk dapat memanfaatkan kondisi tersebut, sehingga sektor pariwisata dapat dijadikan primadona sumber pendapatn asli daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pulau Penyengat. 

 

Oleh karena itu, Musyawarah ini digelar, untuk menyatukan visi dan menjalin sinergi positif antara masyarakat dan pemerintah, mengusulkan program-program yang harus dilaksanakan pemerintah daerah, menata kembali transportasi laut dan darat di pulau penyengat serta menetukan Hari jadi Pulau Penyengat sebagai Objek Wisatawan Daerah, Nasional maupun Internasional .

 

Musyawarah akbar akan dilaksanakan di Istana Tengku Bilik, di Pulau Penyengat. pada Hari Minggu (08/12), 2013 dilaksanakan kenduri masyarakat penyengat, di halaman balai adat desa pulau penyengat. (sdr/hms)

 

 

images/087.jpg

Tampak, Terlihat raut wajah Bupati Karimun,H.DR.  Nurdin Basirun berubah marah yang semulanya ceria setelah melihat ambruknya pagar tembok sekolah SMPN 1 Tebing yang baru dibangun pada tahun 2011 lalu,terkesan asal jadi,  saat melakukan tinjauan, Sabtu (7/12/2013), didampingi Kadisdik Karimun, MS. Sudarmadi.

KARIMUN (KT) - Hujan disertai banjir yang melanda bukan hanya mengenangi sedikitnya ratusan rumah warga Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, akan tetapi kejadian lainnya juga terjadi.

Dalam banjir yang terjadi beberapa hari lalu juga melumpuhkan aktifitas belajar dan mengajar di SMP 003 dan SD 006 (Satu Atap) Meral Kota. Kali ini, tembok pagar SMPN I Tebing, Kecamatan Tebing ambruk pasca kejadian tersebut.

Adanya kejadian itu Bupati Karimun, Nurdin Basirun langsung meninjau SMPN I Tebing didampinggi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Karimun, MS. Sudarmadi, Sabtu (7/12/2013) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Tebing, Nelda Yuli saat ditemui karimuntoday.com mengatakan, tembok pagar sekolah yang ambruk dibangun pada tahun 2011 lalu.

"Saya tidak mengetahui siapa yang mengerjakan pembangunan tersebut, sebab saya menjabat sebagai Kepsek di SMPN I Tebing ini baru masuk 1 minggu," ungkapnya.

Menurut Nelda, ambruknya bangunan itu jika dilihat, saat membangun waktu dulu tidak adanya pondasi, sehingganya tanah yang timbun lama kelamaan turun kebawah (longsor).

"Disamping sekolah ini jurang, wajar saja longsor terjadi. Dengan tidak adanya dibuat pondasi, akhirnya tembok pagar ambruk sebab tidak tahan menahan derasnya air hujan yang turun waktu lalu," katanya.

Sementara itu Bupati Karimun, Nurdin Basirun saat melihat tembok pagar sekolah yang belum lama dibangun namun sudak ambruk, raut wajahnya semulanya ceria langsung berubah terlihat seperti marah.

Saat kunjungan singkat itu, Nurdin meninjau beberapa wilayah sekolah lainnya, dan menyempatkan melihat siswa-siswi SMPN 1 Tebing sedang melaksanakan pelajaran ekstrakuler di ruangan laboratorium.

Usai tinjauan Nurdin meminta kepada pihak SMPN 1 Tebing serta Disdik Karimun untuk menyelesaikan tembok pagar sekolah yang ambruk dengan cepat. Karena bagi orang nomor satu tersebut sangat membahayakan jika tidak diatasi dengan cepat.

"Permasalahan banjir yang masih melanda Karimun, pada 2014 mendatang akan teratasi. Banjir masalah yang harus diperhatikan serius. Jadi sangat harus cepat ditangani," kata Nurdin kepada karimuntoday.com. (nov.k)

 

images/086.jpg

Tampak, Manager MYS FC, M. Yusuf Sirat menerima piala bergilir open turnamen Bupati Cup ke III tahun 2013, dari Bupati Karimun, Nurdin Basirun.

KARIMUN (KT) - Open turnamen antar club Bupati Cup III tahun 2013 resmi ditutup Bupati Karimun, Nurdin Basirun, Sabtu (7/12/2013) sekitar pukul 17.30 WIB, di Stadion Badang Perkasa Karimun.

Kakanpora Kabupaten Karimun, Umar, S.Pd, MM, Pub menyampaikan, turnamen yang setiap tahun diselenggarakan ini berlangsung selama 60 hari, terhitung sejak tanggal 06 Oktober lalu.

Lanjutnya, tujuan dilaksnakan turnamen bergengsi ini diikuti sebanyak 112 tim kesebelasan ini, untuk menciptakan kesempatan berprestasi seluruh perangkat olahraga di Kabupaten Karimun," ungkapnya.

Dari jumlah keseluruhan itu terdapat 5 tim kesebelasan berasal dari luar Kabupaten Karimun yakni, 2 tim dari Kabupaten Kepulauan Meranti dan 3 tim dari Kuala Kampar, Provinsi Riau," terang Umar.

Mengenai hadiah bagi tim pemenang sudah disediakan piala bergilir dan tetap untuk juara I ditambah uang pembinaan. Sedangkan juara II sampai IV juga menerima piala serta uang pembinaan yang total keselurahannya Rp 75 juta.

Disampaikan Umar bagi juara I menerima uang pembinaan sebesar Rp 30 juta, juara II Rp 20 juta, juara III Rp 15 juta dan juara IV Rp 10 juta," paparnya.

Namun, sebelum ditutupnya open turnamen antar club Bupati Cup III tahun 2013, dilaksanakan pertandingan final antara Bukit Balai Permai (BBP FC) berhadapan dengan Muhammad Yusuf Sirat (MYS FC), yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB.

Pantauan karimuntoday.com, kedua tim tersebut bermain dilapangan hijau sama-sama hebat, sehingganya hingga diakhir babak kedua skor yang diperolah imbang yakni 3-3.

Terjadinya kesamaan angka tersebut, dilakukan adu penalti. Dalam adu penalti sebagai penentu tim mana keluar sebagai jawara, akhirnya dimenangkan MYS FC mencetak 4 gol, sedangkan BBP FC 1 gol, dan total skor pertandingan menjadi 7-4.

Dengan berubahnya angka setelah tendangan adu penalti, maka juara I open turnamen antar club Bupati Cup III tahun 2013 diriah oleh MYS FC, sementara BBP FC diposisi juara II. Disamping itu juara III dari
P4 FC dan juara IV Kejora FC.

Sambutan Bupati Karimun, Nurdin Basirun sekaligus menutup turnamen Bupati Cup III tahun 2013 sebelum membagikan hadiah kepada juara I mengatakan, saat ini seluruh masyarakat se Indonesia bahkan hingga ke manca negara 'Demam Bola'.

Dengan adanya momen seperti ini, khususnya pada cabor sepak bola semakin banyak memiliki atlit ataupun tim kesebelasan yang bisa bersaing dengan tim-tim dari luar daerah," katanya.

Diakhir sambutannya, Nurdin mengucapkan selamat kepada MYS FC sebagai juara I."Jangan merasa senang apa yang diraih, yang terpenting pelatihan rutin harus dilakukan untuk memantabkan kembali," harapnya.

Bagi tim-tim yang belum menyandang sebagai jawara (juara I) dalam turnamen ini untuk mengkoreksi dimana letak kelemahan maupun kekurangannya."Kalah bukan berarti gagal, akan tetapi giat berlatih lagi dalam mencapai yang diharapkan," harapnya.

Usai pembagian hadiah kepada masing-masing juara, manager, pemain dan seluruh oficial MYS FC berfoto bersama Bupati Karimun, serta Kakanpora Karimun. (nov.k)

Sunday, 08 December 2013 09:10

Asosiasi Wartawan Karimun Rayakan HUT ke-13


images/085.jpg

Tampak, Ketua Umum AWK, Yuliana, Hz, Wakil Ketua AWK, Sunar bersama seluruh anggota foto bersama usai perayaan HUT ke-13 disejalankan dengan syukuran, Sabtu (7/12/2013).

KARIMUN (KT) - Asosiasi Wartawan Kabupaten Karimun (AWK) merayakan HUT yang ke-13 tahun 2013   bersama seluruh anggota, dan dihadiri panasehat sekaligus pembina AWK, H. Uyub.

Perayaan hari jadi jatuh setiap bulan Agustus itu, dilaksanakan di Sekretariat AWK terletak di Jl. H. Arab No 106 Kelurahan Sungai Lakam, Kecamatan Karimun, Sabtu (7/12/2013) sekitar pukul 12.30 WIB, juga dihadiri wartawan media mingguan pada umumnya.

Ketua Umum AWK, Yuliana, Hz kepada karimuntoday.com mengatakan, perayaan HUT AWK ke-13 tahun ini disejalankan dengan syukuran.

"Memang sengaja 2 rangkaian kegiatan tersebut disejalankan pelaksanaannya. Hal itu untuk mempererat tali silaturahmi semua anggota maupun wartawan berbagai media," ujarnya.

Lebih jauh disampaikannya, setiap anggota AWK masing-masing memiliki media cetak (koran mingguan). Jadi, apapum pemberitaan yang diangkat baik itu mengenai pemerintahan ataupun instansi vertikal, tetap mengkedapankan UU Pokok Pers No 40 Tahun 1999 serta menjunjung tinggi kode etik jurnaslistik," harapnya.

Sementara itu H. Uyub yang membuka acara secara resmi dalam sambuntannya, berpesan kepada ketua dan anggota untuk menjaga nama baik AWK sampai kapanpun.

"Kebersamaan antara sesama profesi sangatlah penting. Tanpa itu, maka tidak akan terciptanya hubungan emosional yang baik," tegasnya mengakhiri. (nov.k)


images/596.jpg

Tampak, Sampah Beserakan di perumahan Taman Melati Indah RT 4 RW 1 Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing,Kabupaten Karimun.

KARIMUN (KT) - Komentar Kabid Kebersihan BKP  Karimun, Riyanta saat dikonfirmasi karimuntoday.com melalui hp belum lama ini mengenai, sampah yang menumpuk tinggi hingga berserakan dibadan jalan berhari-hari, di perumahan Taman Melati Indah RT 4 RW 1 Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing, yang terkesan enngan membersihkan atau mengambil sampah diwilayah perumahan/perkampungan warga.

Selain itu, dalam komentarnya Riyanta menyebutkan wilayah kerja BKP sudah ada ketentuannya sesuai dengan program yang ditetapkan, jadi wilayah kerjanya tidak sampai dikawasan perumahan/perkampungan warga.

Namun, pernyataan-pernyataan tersebut mendapat kecaman dari, Fredi salah seorang warga Kabupaten Karimun yang juga berkecimpung di organisasi olahraga.

"Yang nama ruang lingkup kerja Dinas, Badan dan Kantori itu sampai se Kabupaten, bukan hanya mengurusi seperti disampaikan Kabid Kebersihan BKP itu, jadi untuk diadakan pengadaan sarana maupun prasarna kebersihan apabila tidak diperuntukan untuk keperluan masyarakat," ujarnya dengan lantang kepada karoimuntoday.com, (7/12/2013).

Sementara itu Camat Tebing, M. Syahruddin saat ditemui di Gedung Nasional sebelum menghadiri salah satu acara, mengakui sampah diwilayah perumahan Taman Melati Indah RT 4 RW 1 Kelurahan Kapling menumpuk, berserakan dan sudah lama tidak diambil (dibersihkan).

"Saya sudah suruh masyarakat setempat bersama-sama melakukan gotong royong, akan tetapi tidak ditanggapi. Jadi saya minta kepada Lurah Kapling untuk membersihkan sampah itu dengan berbagai caranya," ungkapnya.

Terkait komentar Riyanta, Camat Tebing setuju jika salah seorang warga, Fredi mengecam Kabid Kebesihan BKP Karimun itu.

"Tidak bolehlah dia berkomentar di media seperti itu. Merekakan memiliki wilayah kerja sampai se Kabupaten Karimun, berbeda dengan wilayah kerja pemerintah kecamatan," ucap Syahruddin.

Menanggapi dikatakan Camat Tebing itu, Fredi memberi ketegasan." Kalau memang begitu Pemerintah Kecamatan Tebing membuat action, jangan hanya sekedar bicara atau langsung menyerah dengan masyarakat tidak merespon perintah tersebut," tuturnya tegas. (nov.k)

Saturday, 07 December 2013 11:52

Undian Final Pembagian Group Piala Dunia 2014

 

images/083.jpg

Tampak, Daftar Negara yang Lolos Mengikuti Piala Dunia Sepakbola.

Batam, (KT) - Sabtu 0:20 Dini hari Jadwal undian penyisihan group Piala Dunia sudah didapatkan penghuni Group masing-masing peserta Piala Dunia 2014 Brazil dalam siaran langsung televisi tampak para mantan pemain bintang sepak bola dunia turut serta dalam pengambilan bola undian penentuan group kualifikasi Piala Dunia 2014 Brazil diantaranya : Cafu (Brazil), Zidane (Prancis), Fabio Cannavaro (Italy).

Pantauan Karimun Today dari 8 Group yang menjadi group neraka ialah Group D yang dihuni oleh negara-negara hebat dalam sepakbola seperti : URUGUAY, ITALY,INGGRIS,COSTARICA.
Dari tiga negara yang menjadi calon kandidat-kandidat juara pada putaran piala dunia 2014 kali ini mau tidak mau harus pulang dalam tahap kulifikasi penyisihan Group D sesuai hasil undian yang baru diselengarakan di Brazil secara Live diseluruh Dunia.(J.Sinaga) 

 

images/082.jpg
Tampak, Terlihat 2 orang tersangka kasus curanmor sepeda motor jenis RX King bernomor polisi BP 4391 KB milik Khairunizam (36) sedang karaoke di pujasera Afresco, pada Senin 18 November 2013 sekitar pukul 00.00 WIB lalu, dikawal anggota Buser Polsek Resot Karimun.

KARIMUN (KT) - Sepeda motor milik Khairunizam (36) jenis RX King bernomor polisi BP 4391 KB diembat maling saat sedang karaoke di pujasera Afresco, yang berdepanan dengan Kantor Lurah Sungai Lakam Timur Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun.

Kanit Reskrim Polsek Karimun, Bripka Hendriansyah saat ditemui karimuntoday.com, Jum'at (6/12/2013) sekitar pukul 14.30 WIB diruang kerjanya mengatakan, pencurian kenderaan bermotor (curanmor) ditempat karaoke tersebut terjadi pada, Senin 18 November 2013 sekitar pukul 00.00 WIB lalu.

Dengan hilang kendaraan dengan kerugian berkisar  Rp 13,6 juta, sipemilik motor (korban) malam kejadian itu langsung membuat laporan sekitar pukul 00.30 WIB ke Polsek Karimun, dengan nomor laporan LPB/22/II/2013/ tanggal 18 November 2013," ungkapnya.

Usai membuat laporan, tim buser Polsek Karimun dibantu beberapa orang tim buser Polres Karimun melakukan invetigasi kelapangan. Berdasarkan informasi yang didapat selama 10 malam, akhirnya ditemukan sepeda motor yang hilang itu berada  diparkiran Hotel Alishan, Kecamatan Tebing.

Setelah mendapatkan apa yang dicari, seluruh bagian sepeda motor dicek dengan teliti sesuai keterangan dari korban, ternyata RX King sedang parkir sudah berubah warna awalnya bewarna hitam menjadi warna orange itu memang benar milik korban yang hilang," ungkapnya.

Berhasil menemukan BB yang hilang, tim kita kembalikan melakukan pencairan pelaku, ternyata pelaku curanmor sedang karaoke bersama teman-temannya di VIP 6 Hotel Alishan.

Lanjutnya, didalam ruang VIP itu didapati sebanyak 6 orang dan kesemuanya kita bawa ke Mapolsek Karimun untuk dimintai keterangan. Hasil keterangan diperoleh dari ke 6 orang itu, akhirnya ditemukan 2 orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut," terangnya.

"Tersangka sudah ditemukan yakni, berinisial Hsn (17) dan Nzm (21). Kedua tersangka itu saat ditanya mengakui telah mencuri sepeda motor sepeda motor milik Khairunizam (36) jenis RX King bernomor polisi BP 4391 KB," terangnya lagi.

Hendriansyah menceritakan, tersangka melakukan aksinya ketika hendak pulang kerumahnya di Gang Perdamaian, RT 01/ RW 02,  Kel. Sei Lakam (Belakang Minimarket Hoki) usai bermain play station di Expander. Akan tetapi, sesampainya didepan parkiran Alfresco Cafe karaoke, kedua pelaku itu dengan sekejap mungkin terlintas untuk melakukan kejahatan (mencuri).

Dengan langkah cepat, pelakupun berada didekat sepeda motor RX King BP 4391 KB, melihat stangnya tidak dikunci pelaku kemudian mendorongnya dan membawa hasil cuirannya tersebut ke rumah temannya berinisial K, yang tempat tinggalnya tidak jauh dengan pelaku," tuturnya.

"Motor yang dicuir dilarikan kerumah temannya. Lalu, motor tersebut lampu belakang, plat nomor serta besi belakangnya dilepas. Dan, bodi motor dicat dari warna hitam menjadi warna orange. Hal itu untuk menghilangkan jejak aksi pencuriannya," ucapnya.

Salah satu tersangka saat ditemui diruangan Kanit Reskrim Polsek Balai menyampaikan, motor yang dicurinya itu untuk di
mau pakai dipakai sendiri bukan mau dijual.

"Sewaktu mencuri memang ada rasa takut, tapi dalam melakukan aksi kami berdua, rasa takutpun hilang," kata tersangka yang tangan diborgol.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP dengan ancaman hukuman 5 sampai 10 Tahun penjara. Sedangkan untuk Hsn (17) yang masih dibawah umur, dikenakan UU nomor 3 tahun 1997 tentang  pengadilan anak.
Dan, dalam waktu dekat ini akan dilimpah ke Rutan Kelas II B Tg Balai Karimun. (nov.k)

 

images/132.jpg

Tampak, Tulisan Selamat Datang di Kota Batam,Kepri.

Batam(KT) - Hari ini Jumat 06 Desember 2013, pantauan karimun today pada hari ini, banyak pekerja lapangan terhambat dengan berbagai macam pekerjaan lapangan yang digeluti beberapa pekerja lapangan berteduh dihalte dan diwarung kopi.

Penuturan pekerja lapangan kolektor,Surveyor sepeda motor dan pekerja lapangan lainya  James, Rinto,Jono kalau hujan terus bisa - bisa tidak taget mas ujarnya kepada Karimun Today.
Pantuan Karimun Today dilapangan dierkirakan  hujan turun mulai jam 07:48 pagi sampai dengan 14:20 siang hari, hujan turun tidak begitu lebat namun turunya hujan berlangsung hampir satu harian penuh ada ari ini jumat 06 Desember 2013.
Keluhan para pekerja lapangan ini sangat beralasan karena mengingat jika hujan tidak ditempuh untuk melakukan aktifitasnya maka pekerjaan-pekerjaan mereka akan terbengkalai sesuai keterangan nara sumber(para pekerja yang sedang istirahat diwarung kopi) kepada Karimun Today.
 
Lain halnya dengan pekerja lapangan Shipyard pekerja galangan dipulangkan, Karimun Today mencoba mengkonfirmasi lewat telpon kepada Bapak Jubel Samosir selaku Safety salahsatu perusahaan galangan kapal di Tanjung Uncang.
Menurut keterangan Samosir hal ini sudah biasa dilakukan dmi menjaga keselamatan pekerja, alasanya kita bekerja dilapangan terbuka, gimana kita bisa mengelas dengan baik jika diguyur hujan, dan yang lebih penting keselamatan kerja untuk menghindari korslet(kontak) pada saat pekerja melakukan pekerjaan menarik kabel las listrik yang sudah basah ujar Samosir.

Masih penuturan samosir jika hal ini berlangsung sering-sering dalam bulan desember ini mungkin target waktu akan loss(Hilang) tidak sesuai perencanaan lagi ujar Samosir kepada Karimun Today.(Julkifli Sinaga)

Canggai Putri

KALENDER BERITA

« July 2014 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31      
DISPENDA KARIMUN