KARIMUN

Dinas Pendidikan Karimun Gelar Lomba Teknik Membaca Cepat Tingkat Sekolah Dasar (SD)

 

KARIMUNTODAY.COM,KARIMUN – Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri melalui Dinas Pendidikan Karimun menggelar Lomba Teknik Membaca Cepat tingkat Sekolah Dasar,(SD), yang di laksanakan di Hotel 21 Karimun,Rabu,(26/9/2018), Costal Area.

Sawirdi Ketua Pelaksana Kegiatan kepada karimuntoday.com Rabu,(26/9/2018), mengatakan, Saat ini semua sector dalam hitungan menit sudah berubah oleh sebab itu kemampuan untuk cepat membaca serta memahami bahan yang dipelajari harus se efisen nungkin, agar mudah dipahami, untuk itu Dinas Pendidikan menggelar lomba teknik membaca kepada para siswa tingkat sekolah dasar untuk mengetahui kemampuan serta teknik yang dipelajari.

“ Tujuan perlombaan ini digelar agar dapat bermanfaat bagi para guru serta siswa untuk membangkitkan tingkat semangat siswa untuk memperdalam metode atau teknik membaca dengan cepat serta akan mengetahui dimana kelemahanya,” Tukas Sawirdi

Ditambahkanya lagi, adapun Siswa/wi yang mengikuti perlombaan ini berjumlah sebanyak 80 orang ditambah dengan team penilai dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri dan acara akan digelar selama 2 (dua),hari dan sumber dana berasal dari APBD Karimun Tahun 2018,” tutupnya

Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Karimun melalui Kabid SD,Riawati  mengatakan, Para siswa yang mengikuti perlombaan ini mewakili dari semua kecamatan yang ada di kabupaten karimun, artinya, para siswa yang ikut perlombaan adalah utusan dari setiap kecamatan, adapun tujuan dari perlombaan ini, supaya para siswa/wi dapat memahami dengan cepat teknik atau metode cara cepat membaca dan terakhir, Dia berharap anak-anak kita yang ikut dalam kompetisi ini dapat memperlihatkan kemampuanya agar bisa membawa nama baik sekolahnya, dan khususnya membuat bangga orang tuanya,” Tukas Ibu Riawati

Secara terpisah, Mainur salah seorang Guru SDN 013 Karimun kepada karimutoday.com mengatakan, Kalau dilhatnya acara perlombaan ini merupakan ajang para siswa untuk lebih giat lagi membaca cerita rakyat ritarasi di sekolah,terutama cerita rakyat di daerah setempat,” Imbuhnya (*)

Laporan    : Johanes Tambunan

Editor       : Indra H Piliang

 

 

 

 

 

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close