LINGGA

Dinas PUPR Lingga Segera Perbaiki Jalan Menuju Resun Pesisir

KARIMUNTODAY.COM,LINGGA – Jalan menuju Tanjung Bungsu, Desa Resun Pesisir, Kecamatan Lingga Utara, kondisinya sangat parah. Bukan karena alasan mistis tetapi karena kondisinya rusak berat dan memprihatinkan sehingga bisa membahayakan pengguna jalan.

Hampir diseluruh tanjakan yang masih tanah merah itu terbentuk alur air. Bahkan disebagian tebing jalan juga terjadi longsor. Sayangnya belum ada upaya perbaikan dilakukan terkait kondisi tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPR-PKP) Lingga, Said Nursyahdu melalui Kepala Bidang (Kabid) Binamarga dan Jasa Konstruksi, Indra Asmara Putra mengatakan, untuk jalan tersebut, pihaknya akan segera melakukan pemeliharaan.

“Kami akan melakukan rehabilitasi di titik-titik yang urgent atau pemeliharaan lah,” kata dia kepada karimuntoday.com, Rabu (21/11/2018).

Dia menjelaskan, pemeliharaan itu menggunakan dana APBD-P Lingga 2018. Selain jalan Tanjung Bungsu, pihaknya juga memperbaiki jalan menuju Dusun Semalir, Desa Bukit Harapan yang juga demikian parah.

“Sekarang kami lagi memperbaiki yang di Semalir dulu, setelah itu baru ke Tanjung Bungsu,” katanya.

Diketahui, akses jalan menuju Tanjung Bungsu itu merupakan kewenangan Pemkab Lingga untuk pembangunan dan pemeliharaannya. Apabila hujan turun dengan intensitas tinggi, ruas jalan di sejumlah tanjakan terbentuk alur air.

Bukan hanya itu, tapi sejumlah tebing jalan juga mengalami longsor, sehingga membahayakan pengendara yang melintasi ruas jalan tersebut. Terlebih lagi, tanjakan yang ada pun begitu curam dengan dipenuhi bebatuan.

Ketua BPD Resun Pesisir Jupri mengatakan jalan menuju Resun Pesisir memang sangat Memperhatikan.sudah Benyak korban yang jatuh melintas jalan ini Untung tak ada korban.muda-mudahan apa yang di janjikan Dinas PU itu bisa terwujud harapnya. (*)

Laporan    : Rusli

Editor        : Indra H Piliang


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close