BUKIT TINGGISUMBAR

Dinkes Pemkab limapuluh Kota Sosialisasikan Bahaya TB

KARIMUNTODAY.COM, LIMAPULUH KOTA  — Dalam rangka memperingati Hari Tuberkolosis se dunia, Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota menggelar sosialisasi “Gerakan Masyarakat Menuju Indonesia Bebas Tuberkolosis” di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota, Senin (25/03/2019).

Acara yang dihadiri oleh Kepala SMP, SMA per Kecamatan, KUA, Dinas Pendidikan, Dinas P2KB, Dinas Kominfo, Kemenag dan Organisasi Profesi Bidan, Perawat, dan Dokter di Lima Puluh Kota, menghadirkan narasumber dr. Efeni Abu, Sp. P selaku Spesialis Paru dari Rumah Sakit Ahmad Darwis, dan dr. H. Edison dari Dinas Kesehatan Lima Puluh Kota selaku Kabid Pelayanan Kesehatan.

Dalam sambutannya Edison menyampaikan TB atau Tuberkolosis merupakan penyakit menular yang menyerang seluruh golongan masyarakat, yang dampaknya meyerang ketahanan dan kekuatan tubuh. “TB ini merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh kuman, TB bukan penyakit turunan, dan bukan disebabkan oleh kutukan ataupun guna-guna” lanjut Edison dalam sambutannya.

Maka dari itu sosialisasi ini sangat perlu untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang penanggulangan TB dan untuk mewujudkan adanya kesamaan persepsi dalam pola pikir, pola sikap, pola tindak dalam rangka upaya penanggulangan TB.

Disisi Lain Efeni menjelaskan TB dapat menyerang siapa saja terutama menyerang usia produktif / masih aktif bekerja diantara 15 – 50 tahun dan juga anak-anak. Apabila tidak diobati, dapat menyebabkan kematian yaitu 50% dari pengidap TB, akan meninggal setelah 5 tahun.

“Gejala utama terjadinya TB adalah batuk terus menerus dan berdahak selama 2 minggu atau lebih, kemudian gejala lain batuk bercampur darah, sesak nafas dan nyeri dada, nafsu makan berkurang, berat badan turun, lemas, demam/meriang, dan berkeringat di malam hari tanpa melakukan kegiatan” ujar Efeni.

Selanjutnya untuk mencegah terjadinya TB tentunya pencegahan melalui obat anti TB, kemudian menutup mulut saat batuk, tidak merokok, dan menjaga kesehatan dan pola makan.(*/ r)

Sumber :  Wahyu Uliadi/Dian – Kominfo

Editor    : Indra H Piliang


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close