JAWA TENGAH

Ditinggal Kondangan, 7 Rumah Warga Ludes Terbakar di Kecamatan Godong, Grobogan Jateng

 

 

KARIMUNTODAY.COM,GROBOGAN – Tujuh rumah warga di Grobogan,Jawa Tengah,Sabtu petang(8/9/2018) ludes terbakar. Api diduga berasal dari nyala lilin salah satu rumah warga yang ditinggal pergi pemiliknya.

Tujuh  rumah milik empat orang warga desa Tinading Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan,Jawa Tengah ludes dilalap si jago merah.  Ketujuh rumah tersebut yakni milik Ali Imon,Kambali dan Khambali masing-masing 2 rumah, dan Heri 1 rumah. Keempat warga tersebut merupakan  tetangga dekat dan masih kerabat.

Menurut keterangan warga setempat, api diduga berawal dari rumah milik Ali Imron yang ditinggal pergi kondangan. Karena saat itu listrik di desa Tinanding, warga menyalakan lilin untuk penerangan. Demikian halnya Ali Imon menyalakan lilin dan ditaruh di atas meja.” Api berasal dari rumah Ali Imron yang menyalakan lilin diatas meja. Karena waktu itu listrik padam seharian dan ditinggal pergi kondangan. Akhirnya api lilin membesar dan membakar rumah,”ucap Ngatno warga setempat.

Melihat kejadian ini, warga pun berusaha memadamkan api dengan alat seadanya dan menyelamatkan barang-barang yang berada didalam rumah yang masih bisa diselamatkan. Sementara warga yang lain berusaha menghubungi pihak desa dan pemadam kebakaran. Karena cuaca yang panas disertai hembusan angin yang kencang membuat api merambat ke rumah warga disekelilingnya. Sebagian besar material rumah yang terbuat dari kayu membuat 7 rumah warga tersebut ludes terbakar. Api baru bisa padam satu jam setelah mobil pemadam kebakaran tiba dilokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Desa Tinanding,Rini Rahayu, tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran terserbut. Pihaknya sudah melaporkan kejadian ini ke Pemkab Grobogan berikut data dan kerugian warga. “ Semuanya kerugina warga sekitar 400 juta, dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” kata Rini.

Pihaknya berharap agar warga berhati-hati dan waspada untuk mengecek kondisi rumah sebelum ditinggal pergi. Agar kejadian ini tidak terulang kembali.(*)

Laporan    : Nurulyadi

Editor        : Indra H Piliang


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close